CREATIVE SOCIETY

Saturday, January 19, 2013

STIMULASI DINI DAN NUTRISI ENFAGROW A+ MENINGKATKAN KECERDASAN ANAK

Yang gue percaya sih begini, semakin maju teknologi dari suatu peradaban, maka semakin tinggi juga tingkat persaingan antar manusia-manusia yang hidup di dalamnya. Dan memang hal itu terbukti. Di masa depan nanti, gue nggak bakalan heran kalo banyak banget orang-orang di PHK gara-gara kinerja mereka udah bisa digantiin robot.

Terus kalo banyak kerjaan manusia udah digantiin robot, manusia mana yang bisa tetep bekerja dan dapet penghargaan dari banyak orang? Udah tentu yang bisa bikin robot kan? Atau yang bisa mengembangkan teknologi dari si robot itu sendiri. Intinya, setiap pekerjaan yang mengandalkan tenaga, akan tergantikan oleh robot, sedangkan yang bekerja dengan mengandalkan otak akan tetap bertahan. Tentu contoh kasus di atas cuman sekedar contoh aja. Bukan buat nakut-nakutin kalian, tapi buat ngebuka pandangan kalian semua jadi lebih jauh ke depan.

Bekerja mengandalkan otak, seperti membuat robot dan kemudian mengembangkannya, butuh yang namanya ide. Ide cemerlang bisa dengan mudah muncul kalo kita kreatif. Dan kreatifitas adalah turunan yang dihasilkan dari pola pikir yang cerdas. Sedangkan pengimplementasian dari kecerdasan itu membutuhkan ilmu yang mana bisa kita dapetin dari proses belajar.

Nah, makanya kalo udah punya anak, sebagai orang tua yang cerdas harusnya paham sama kemungkinan-kemungkinan di masa depan nanti dan mempersiapkan perkembangan anaknya agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan nggak kalah bersaing sama anak-anak cerdas lainnya.

Dari kebanyakan orang tua yang gue liat, rata-rata jarang banget yang ikut berperan aktif mendukung perkembangan otak anak-anaknya. Kebanyakan dari mereka berpikir asalkan anaknya bisa bersekolah tinggi, maka masa depannya terjamin. Nyatanya, di jaman sekarang ada banyak banget orang bergelar tinggi tapi nggak punya pekerjaan, hidupnya jauh dari sejahtera. Semuanya karena orang-orang pintar itu belum cukup maksimal memanfaatkan kepintarannya untuk sesuatu yang cerdas.

Terus gimana dong caranya biar anak yang masih dalam masa pertumbuhan bisa tumbuh jadi anak yang cerdas? Banyak caranya, dan yang paling utama adalah meningkatkan kepedulian orang tua kepada anaknya. Ada orang tua yang terlalu sibuk sama urusannya di kantor, terlebih kalo keduanya kerja di kantor dari pagi sampai malam, bisa jadi si anak malah kesepian, kekurangan perhatian, dan akhirnya berkembang jadi pribadi yang kurang baik.

Bagan perbandingan otak bayi yang baru lahir hingga otak orang dewasa. Kita membutuhkan
nutrisi yang cukup untuk memperlancar perkembangan otak. Sumber gambar di sini.

Mungkin gue bukanlah seorang ahli psikologi anak atau pun seorang ahli gizi, dan lagi gue belom pernah punya anak. Tapi, berdasarkan logika gue, seharusnya sih cara-cara seperti di bawah ini bisa mempercepat perkembangan kecerdasan anak.

  1. Perbanyak interaksi antara orang tua dan anak. Baik dengan cara bermain bersama, belajar bersama, atau sekedar ngabisin waktu luang sama-sama dengan saling mengobrol. Semakin banyak komunikasi dan interaksi dilakukan, semakin banyak hal-hal baru yang secara nggak sadar diserap sama otak anak yang akhirnya menstimulasi perkembangan sel-sel otaknya.

  2. Stimulasi dini dengan mengandalkan beragam permainan. Banyak banget loh permainan-permainan anak yang dibuat khusus untuk melatih perkembangan otak anak. Mulai dari ngelatih sistem motoriknya, penyeimbangan sistem otak kanan dan otak kirinya, ngelatih ketangkasan, dan melatih untuk berpikir secara cepat dalam memecahkan masalah. Coba deh mampir ke toko mainan. Jaman gue masih kecil, gue demen banget main puzzle. Di umur gue yang masih lima tahun waktu itu, gue udah berhasil ngeberesin puzzle seribu keping dalam waktu tiga hari aja. Iya, waktu itu kan kegiatannya cuman sekolah TK dan main seharian. Hehehe.

  3. Biarkan anak berkreasi sesuka hatinya. Yang penting jagain aja biar jangan sampe melakukan sesuatu yang berbahaya. Kebanyakan orang tua juga latah dalam ngejagain anaknya. Sedikit begini dilarang, sedikit begitu dilarang. Main tanah dimarahin, alasannya kotor. Padahal kalo kita perhatiin baik-baik, anak kecil yang lagi main tanah biasanya lagi berimajinasi membuat sesuatu dari tanah tersebut. Coba diperhatikan aja, jangan dilarang, kecuali kalo si anak udah mulai melakukan gelagat aneh kayak mau makan tanah yang ada di genggaman tangannya, baru deh sebagai orang tua mesti sigap mencegahnya.

  4. Perkenalkan anak pada teknologi tapi dengan batasan-batasan tertentu. Emang udah nggak bisa dipungkirin lagi. Kalo dulu anak kecil suka main sama temennya di halaman rumah, main congklak, main kejar-kejaran dan lompat tali, sekarang udah jarang banget yang begitu. Anak-anak jaman sekarang udah ngerti sama teknologi. Masih batita aja udah ngerti cara mainin handphone orang tuanya, udah tahu fungsi tombol-tombol tertentu yang ada di keyboard laptop, dan sebagainya. Perkenalkanlah teknologi ini kepada anak, tapi jangan berlebihan. Yang penting jangan sampe anak jadi gagap teknologi, tapi juga jangan sampai anak menjadi ketagihan dan terlalu merasakan ketergantungan. Lagipula radiasi dari alat-alat elektronik ini juga cukup membahayakan bila terlalu sering menggunakannya.

  5. Berikan asupan gizi, multivitamin, dan nutrisi secukupnya. Memang bener perkembangan otak anak terjadi secara alami sesuai dengan apa-apa yang dia dapet di lingkungan sekitarnya dan juga seiring dengan bertambahnya umur. Tapi, menstimulasi perkembangan otak dari dalam tubuh juga sama pentingnya. Perkembangan sel otak bakal semakin cepat kalo kebutuhan gizi dan nutrisi di dalam tubuh terpenuhi. Makanya ada yang menciptakan produk-produk bergizi, multivitamin dan susu yang bisa membantu memenuhi kebutuhan gizi harian anak.

Seorang dokter spesialis syaraf, Dr. Dwi Putro Widodo, SpA, menjelaskan secara sederhana tahapan perkembangan otak.

"Terdapat dua tahap utama dalam proses perkembangan otak dalam anak, yaitu tahap produksi sel otak kemudian dilanjutkan oleh tahap transmisi sel otak, yang juga dikenal sebagai proses diferensiasi korteks"

Emilia Achmadi, seorang pakar nutrisi juga menjelaskan pentingnya nutrisi bagi perkembangan otak.

"Otak adalah salah satu organ utama dari tubuh yang membutuhkan dan menyerap nutrisi dari makanan yang disantap setiap hari. Jadi, memang sangat penting memberikan asupan nutrisi yang tepat kepada anak-anak dalam membantu perkembangan fungsi otak mereka agar maksimal. Agar asupan nutrisi anak tercukupi dengan baik, dibutuhkan kuantitas asupan nutrisi yang sesuai dengan tumbuh kembang dan usia anak, untuk mendukung perkembangan motorik, berbicara, emosional, logika, sosial dan bahasa anak."

Nah, jadi jelas kan ya? Untuk membantu kelancaran perkembangan sel-sel otak seperti yang dijelaskan oleh Dr. Dwi Putro Widodo, seorang anak membutuhkan asupan nutrisi yang cukup. Terus dari mana kita bisa mendapatkan nutrisi yang cukup bagi kelancaran perkembangan otak tersebut? Jawabannya adalah dari makanan yang sehari-hari di makan dan juga susu bernutrisi tinggi, seperti Enfagrow A+.

Grafik yang menggambarkan perbandingan antara
umur dan perkembangan otak optimalnya.
Sebenernya tiga tahun pertama dari seorang anak itu adalah masa-masa paling penting dalam perkembangan otaknya. Nah, makanya perusahaan Mead Johnson yang udah bertaraf Internasional ini mengadakan riset dan mengembangkan produk susu bernutrisi untuk anak berumur 1 - 3 tahun bernama Enfagrow A+.

Enfagrow A+ dibuat setelah melalui proses penelitian yang panjang terhadap perkembangan anak, membuat produk ini lebih unggul dari produk mana pun. Bukan hanya mendukung perkembangan otak anak, tapi juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh anak supaya terhindar dari berbagai macam jenis penyakit.

Tampilan kemasan kaleng Enfagrow A+ vanilla madu.
Sumber gambar di sini.

Berikut ini adalah beberapa kandungan utama dari Enfagrow A+:
  1. Kolin. Kandungan Kolin di dalam Enfagrow A+ berguna untuk membantu proses pembentukan dan pelepasan asetilkolin, yaitu semacam neurotransmitter atau zat kimia penghantar rangsangan saraf. Nah, bila asetilkolin ini dilepaskan, maka bakal langsung berdifusi ke celah antar sinapsis dan menstimulasi saraf-saraf lainnya. Otomatis Kolin mampu mempercepat daya tanggap anak terhadap sesuatu yang diterima otaknya. Hal ini juga menyebabkan kecerdasan alami anak meningkat.

  2. Prebiotik Fos dan Gos. Kegunaan dari Prebiotik Fos dan Gos tidak lain untuk mempertahankan fungsi saluran pencernaan dan juga berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh anak.

  3. Antioksidan Vitamin C dan E. Kita semua pasti udah tau kegunaan umum dari Vitamin C dan E, yaitu untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan juga perbaikan sel-sel di dalam tubuh.

Berkat perpaduan dari tiga unsur utama itulah, makanya Enfagrow A+ cocok untuk dikonsumsi sama anak-anak yang sedang berada di awal masa pertumbuhannya. Ditambah rasa vanila madu yang enak membuat Enfagrow A+ disukai oleh anak-anak.

Jadi, kesimpulan yang bisa kita petik dari postingan gue kali ini adalah bahwa pengembangan kecerdasan otak anak sejak dini itu bener-bener perlu, terlebih di era globalisasi yang semakin ketat ini dituntut untuk menjadi pribadi yang kreatif biar bisa bersaing di masa yang akan datang. Perkembangan kecerdasan otak ini berkaitan dengan perkembangan otak itu sendiri, dan bagaimana asupan nutrisi yang cukup dan juga stimulasi dari luar berupa permainan-permainan edukatif menjadi hal yang penting juga. Peranan orang tua sangat dibutuhkan.

So, buat orang tua di luar sana yang mungkin baca postingan gue kali ini, pesan gue cuma satu, coba deh lebih perhatian lagi sama anaknya. Gak berarti dimanjakan, tapi dipenuhi segala kebutuhan yang berhubungan dengan perkembangannya. Semakin banyak anak cerdas tumbuh, semakin baik pula generasi di masa yang akan datang. Tentu saja hal itu bakalan membawa perubahan bagi bangsa kita pada akhirnya.


Postingan ini diikutsertakan dalam Mead Johnson Blog Competition


References:
  1. www.meadjohnson.co.id
  2. www.meadjohnsonasia.com.sg
  3. http://id.wikipedia.org/wiki/Asetilkolin

41 comments:

  1. Waahh keponakan gue 2tahun sering banget ditingalin sama kedua orang tuanya (bapaknya lantas, ibunya karywati kantor) jadi tuh anak sama nyokap gue terus (nenek).. bener loh apa yang dijelaskan diatas, keponakan gue justru lebih akrab ke neneknya dibanding ibunya sendiri untungnya sih nyokap gue pandai memberikan pendidikan, asupan, dan permainan yang pas buat dia :D..

    Wah nice post :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, itu dia. Kalo nyokap udah ikutan kerja kantoran memang ada yg mesti dikorbankan, salah satunya ya anak sendiri, jadi dititipin, akhirnya anak juga jadi ga terlalu deket sama nyokapnya... :D

      Thanks ya udah mampir btw~

      Delete
  2. Nice tips bang :) Kayanya susu anak kecil lebih enak ya rasanya, dulu gue pernah nyobain susu balita wahaha. Sukses ya buat lombanya :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwkwkwk... tergantung susunya juga brow... gue juga suka nemu susu balita yang rasanya agak gimana gitu. Mungkin gegara kandungan zync-nya jadi rasanya agak kayak karat besi... >.<

      Thanks udah berkunjung brow... :)

      Delete
  3. sukak no satu bang "Perbanyak interaksi antara orang tua dan anak"
    mantrap :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wahahahaha... tapi bagusnya sih semua pointnya diterapkan juga brow... biar lebih afdol... :D

      Delete
  4. Alhamdulillah Mama gue selalu peduli sama anak-anak nya. Terutama gue bang, Walaupun gue dulu bukan dikasi susu Enfagrow A+ :D.
    Tapi alhamdulillah gue bangga bisa jadi seperti sekarang.

    sukses lombanya bang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah beruntung kalo begitu punya nyokap yang peduli sama kesehatan dan perkembangan otak anaknya... :D
      Aamiin... Makasih ya udah berkunjung... :D

      Delete
  5. pas banget besok gue harus ngajar anak TK di desa pedalaman, hmmm di coba deh metodenya, gue kebagian ngajar TK nih hhe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Uwogh ada guru TK... :D
      Butuh kesabaran ekstra~ Semangat brow... :D

      Delete
  6. saya dulu minum susu apa ya? susu ibu apa susu enfagrow... enfagrow dulu udah blm ya bro?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo ngeliat dari umur perusahaan Mead Johnson sih sepertinya dari dulu udah ada. Cuma belum seterkenal sekarang aja bang... :D

      Delete
  7. Kalau semua di gantiin robot, bener, manusia nanti kerja apa? apa kerja benerin mesin robot? :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup, kalo dibayangkan sepertinya sih begitu. Akhirnya anak2 teknik bisa dapet kerjaan manteb. Yang lainnya jadi pada nganggur... serem juga ya? :D Moga gak terjadi deh... hahahaha...

      Delete
  8. "dan lagi gue belom pernah punya anak. "

    yakin nih bang? #kabuuur

    haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Anjirr sensitip banget yak sama kata2 kayak begitu... hahahaha... :))

      Delete
  9. Insya Allah, jika punya anak nantinya ini salah satu jadi panduan, sekalian bang Glen akan jadi konsultan kesehatan anak kami ( kami + Saya + siapa??? siapa???? + anak [kapaaaaaaannnn] )

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jangan hanya jawab nanti bang. Kalau jawabannya hanya NANTI, saya lemparin kaleng susu.

      Delete
  10. Nice posting, kak. Kalo kecerdasan anak sudah dioptimalkan, tinggal kecerdasan emosional dan kecerdasa spiritual yang dikerjakan ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bener banget. Selain membangun kecerdasan otak, EQ dan SQ anak juga harus ditingkatkan. Tentunya butuh peran aktif dari ortu juga... :)

      Delete
  11. kayak gini mah udah siap punya anak yah? hahaha.... :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahahaha... mungkin bro... mungkin... :))

      Delete
  12. Memang benar zaman sedang maju majunya dalam bidang teknologi ini kita temui untuk tenaga kerja banyak mengandalkan tenaga dari sebuah robot. Bisa saja nanti olahraga tinju yang biasanya manusia, digantikan oleh robot.

    Masih belum berkeluarga saya mas. Anak tetangga saya, kasian banget selalu ditinggal kerja orang tuanya, kesehariannya anak itu cuma bersama neneknya, dan mungkin saja anak tersebut kedepannya bisa menjadi anak yang tidak baik.

    Yups, saya suka sekali dengan kelima poin di atas, Insya Allah akan saya lakukan kelak saat saya sudah mempunyai seorang anak.

    Boleh juga tuh kandungan dari Enfagrow A+, dulu belum pernah nyobain nih susu saat saya masih anak anak, soalnya keluarga saya termasuk dalam golongan yang pas pasan.

    Nice article dan ulasan pengalaman yang cukup menarik.

    Salam.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup, mesti dipersiapkan baik-baik generasi penerus bangsa ini, biar ngga keteteran di waktu mereka dewasa nanti... :D

      Figur orang tua kandung emang sangat penting bagi anak, walau dirawat sama anggota keluarga lain (sekalipun masih dalam satu keluarga besar) tetep masih ada yg kurang. Tapi, kebanyakan orang tua ngga mikirin hal ini gegara mereka lebih seneng bekerja dan bekerja... :)

      Makasih ya brow udah mampir... :)

      Delete
  13. waahhhhhh nice jabrikkk!!!! menyentil sekaleee,, aku kan mash punya ade yang bentar lagi 3 tahun..
    lg masa2nya dia 'pengen tau' segala2nya yang baru dia liat. udah mulai pinter ngeles, atau 'bohong'. kalau umur segitu dia bisa bohong tandanya dia udah bisa berpikir kann.... hihihihhi tp aku arahin ko biar ga jd kebiasaan (klo aku ga salah belajar usia 7 th bohongnya dia jg ilang dg sendirinya kan?) hihi,,,
    huft, klau aku sedikit aja kasih liat laptop aku, dia udah bisa nyalain, buka video, n matiin laptop sendiri, bisa ngikutin berhitung 90 angka, n bikin irama lagu sendiri (bersenandung) malah suka bikin nada sendiri, cpt ngikutin gerakan2an yang baru diliat, niru gaya bicara, n dia bisa nemuin barang yang kadang aku suka lupa nyimpennya. dia jg udah bisa nyanyi alphabet.
    dia suka berimajinasi lewat gambar abstraknya. kalau dia udah cerita ttg gambar abtraknya aku ikutin aja jalan ceritanya, dia semakin kreatif berpikir nimpalin pertanyaan n perkataan aku loh..walopun kadang cepet ganti topik. hihihi saking luasnya dunia fantasi dia dibanding kita kali yah....

    oya dindin bentar lagi masuk TPA loooh aseeekkkk...
    wah, sebelum punya anak mesti pelajari dulu ttg perkembangan anak, ttg kebutuhan anak, ttg segala sesuatunya supaya kalau udah punya anak ga kaget2 lagi nyikapinnya berarti yah...
    km udah siap kan glen tripllo jabrik???? ups....

    kalau dindin suka banget sama enfragrow A+ yang rasa madu.
    kamu????? :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahahaha... iya perkembangan otak si Dindin mesti diperhatiin banget loh. Lagi masuk masa yg paling pesat soalnya... :D

      Dikasih mainan edukatif say, atau latih fokus dia dalam permainan yang menantang... :D

      Iya memang mesti siap2 mempelajari semuanya soal anak. Tapi sebelum punya anak, kita juga harus belajar soal sebelum-sebelumnya... you know lah what I mean... :)) #PLAK!

      Klo dinding suka Enfagrow A+ rasa madu. klo aku yg mana aja suka... :))

      Delete
  14. iya bro, setuju sama referensi lu di atas. emang seorang anak jgn dibatesin buat berkreatifitas. gue selaku mahasiswa seni juga baru tau, perkembangan seni seorang anak itu lbh menarik, originalitasnya dpt! makanya gue sering menghimbau ortu ponakan gue buat gak beli buku mewarnai buat ponakan yg lg 3thn. itu bisa membatasi kreatifitas+ide anak dlm menjajaki tahapan belajar berkarya :)

    nice post, good luck! ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahahaha... Makasih brow... besok nih pengumumannya.... :D
      Btw, dikasih buku mewarnai itu ngga apa2. Cuma kebiasaan salah orang tua itu suka ngatur2 warna. Misal warna rambut mesti item, warna langit mesti biru... itu salah... Padahal mewarnai juga imajinasi anak. Biarin aja klo si anak pengen warnain awan jadi orange, atau rambut pink, atau warnain gunung kuning. Suka2 dia aja... Nanti otaknya bakal berkembang terutama dalam mengenal karakteristik warna... :)

      Delete
  15. Emang beda kalo yang nulis udah encer. Mulus aje walau kepepet deadline. Kepepet aje detail gini hasilnya. wkwkwk. mantap

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ah bisa aja brow... tulisan gue ini ngga ada apa-apanya dibanding peserta lain... :D
      But thanks yak... :D

      Delete
  16. gue juga cm kata dosen sm browsing bro. kan ada tahap pengambaran bentuk dr anak2. toh setelah gue liat hasilnya waktu pameran lukisan anak, emang hasilnya bagus2 yg dr kecil dbiarin coret2, gmbar2 tanpa lewat buku mewarnai atau pun diarahin ortu mereka. otodidak bgt, itu yg bkin originalitas karya mereka asik, komposisinya jg oke :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya intinya mesti seimbang dan jangan membatasi apa yg dilakuin sama si anak selama hal yg dia lakuin ga berbahaya. :)

      Delete
  17. Gue juga dari dulu sekeluarga pake susu Enfagrow ;)
    Pertama-tama pake sustagen, trus enfagrow trus enfapro deh soalnya nyokap gabisa menyusui hahaha. Tapi sekarangnya pake susu sapi -__-

    Semangat buat lombanya ya kak! Hahaha ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahah... wah ternyata penikmat setia susu keluaran Mead Johnson ya? :D

      Sip, makasih dukungan dan kunjungannya... :)

      Delete
  18. blog nya keren gan , artikel nya juuga bermanfaat nih , nice share gan :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha... makasih ya udah berkunjung and ninggalin komen... :D

      Delete
  19. promosi enfagro yak min.. hehehe :P
    tp keren min artikel'a...
    bisa dipake buat anak gua besok... hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyak nih tuntutan lomba ngeblog. Sayang nih lomba geje banget akhirnya... nyesel gue ikutan... wkwkwk...

      Delete
  20. PROMO FREE DIAMOND 50.000
    AYO GABUNG DI INDOMONOPOLY DAN JADI MILYONER BARU DI INDONESIA!
    kunjungi web kami website http://bit.ly/1QULFBI
    Kunjungi juga blog kami http://idrmonopolyindo.blogspot.com

    ReplyDelete

Thanks ya, udah berkunjung ke Creative Talks Blog ini. Silakan meninggalkan komentar dengan tidak mencantumkan hal-hal yang berkaitan dengan SARA, flamming dan juga memojokkan pihak tertentu. Diharapkan juga untuk tidak meninggalkan link aktif pada badan komentar atau komentar tersebut akan langsung dihapus oleh admin.

Happy blogwalking and have a nice day!
Creative Talks Blog Creator - Glen Tripollo