CREATIVE SOCIETY

Tuesday, January 15, 2013

3 HAL DASAR YANG HARUS DIKETAHUI DALAM DESAIN GRAFIS

Halo, sobat Creative! Akhirnya, gue bisa nyuri waktu buat posting sedikit soal desain grafis. Soalnya dari dulu sampe kemarin, banyak banget pengunjung yang minta postingan gue yang berjudul "Cara ini Bisa Mempermudah Kalian Belajar Desain Grafis" dilanjutin sampe ke tahap-tahap berikutnya. So, this is it! Gue coba bawain pelan-pelan dari hal-hal yang paling dasar.

Oke, anggep aja kalian udah lewatin tahap awal yang sempet gue bahas di postingan gue waktu itu. Sekarang, kalian udah punya niat yang kuat buat belajar desain, kalian juga udah berani ngoprek-ngoprek bermacam software buat desain sendirian tanpa perlu baca buku-buku tutorial. Otomatis kalian bakalan nemu minimal satu software yang melekat di hati. Nah, perdalam deh pengetahuan kalian tentang software yang satu itu.

Tips dari gue, kalo kalian bingung sama kegunaan suatu tools, coba bikin aja bangun datar, garis yang dibikin pake line tool, dan garis berantakan yang digambar pake pencil tool. Terus klik tools yang kalian nggak ngerti itu dan jajalin ke setiap objek yang udah kalian buat barusan. Pasti bakal ada efek yang terlihat dan bisa kalian simpulkan sendiri kegunaannya. Nah, makanya gue bilang, jadi desainer grafis itu nggak dituntut jago bahasa Inggris kok. Pake gaya purba begitu juga efektif. Learning by doing something. Hehehe...

Alright, untuk mempersingkat waktu, langsung aja gue bahas ke 3 hal dasar yang harus diketahui dalam desain grafis. Sebenernya ketiganya amat sangat sederhana, tapi susah banget buat ngepasinnya sama maksud dan tujuan yang kita mau. Gue bakal coba bahasa satu per satu dengan sederhana.

Karakteristik Bentuk
Bagi gue pribadi, yang namanya bentuk adalah unsur paling penting dalam segala bidang yang berhubungan sama seni rupa. Mau gambar manual atau gambar digital, ngga terlepas dari yang namanya bentuk. Dunia ini aja tercipta dari gabungan bentuk-bentuk yang lebih sederhana kalo kita kupas secara mendetail. Dengan bentuk, kita bisa mencerna informasi secara visual dari sebuah objek. Dari mana kita tau ada orang idungnya mancung kalo bukan karena kita liat bentuk idungnya yang agak lancip dan memanjang ke depan. Dari mana kita tau orang rambutnya bergelombang kalo bukan karena bentuk garis rambutnya yang berbentuk seperti gelombang.

Bentuk tercipta dari perpaduan garis yang saling bertemu di suatu titik. Nah, makanya bentuk baku yang udah kita tau ada banyak macemnya, mulai dari yang sederhana seperti bangun datar, atau juga yang agak rumit seperti bangun ruang. Di dalem matematika, kita udah belajar macem-macem bentuk dan karakteristiknya. Dan kita juga tau, suatu bentuk yang terlihat rumit sebenarnya merupakan penggabungan dari beberapa bentuk yang sederhana.

Bentuk bangun datar persegi, dan beberapa bentuk yang bisa diciptakan
dari persegi tersebut

Nah, kayak contoh di atas nih. Gue bikin yang sederhana aja yak. Contohnya persegi, di mana semua sisinya punya panjang yang sama. Kalo kita pake tool yang ada di dalem software desain, kita bisa ngebikin bentuk apa pun memakai bentuk dasar persegi itu. Contohnya ada di atas itu. Semua bentuk yang ada di sana dibuat pake persegi biru itu.

Bukan cuma persegi yak, semua bentuk bisa dimodifikasi sesuka hati loh. Misalnya lingkaran bisa kita buat jadi kayak bola penyet. Kalo kita udah paham betul sama karakteristik masing-masing bentuk dan tau batas modifikasinya, ngebikin sebuah objek itu bakalan terasa gampang. Misalnya gue kasih contoh lagi deh, objek sederhana yang gue bikin pake penggabungan beberapa bangun datar di bawah ini.

Bangun datar segitiga dan lingkaran sudah bisa dipadukan memberi bentuk
es krim warna-warni. Perdetail dengan gradasi dan tekstur pada permukaannya.

Tuh kan! Nggak perlu ribet, beneran deh. Intinya sih kalo liat suatu objek, jangan liat rumitnya, tapi sederhanakanlah tampilan itu. Bahkan gelombang di laut aja bentuknya itu bisa kita buat dengan ngegabungin sisi luar dua buah lingkaran loh. Yang lebih expert lagi soal penggabungan berbagai bentuk bisa kalian liat di postingan gue sebelumnya yak.

Pemilihan Warna
Langsung aja yak gue bahas hal dasar tapi penting yang kedua di dalam desain grafis, yaitu pemilihan warna. Oke, mungkin kesannya sepele banget, tapi sejujurnya yang namanya warna itu punya fungsi yang bener-bener hebat. Di dalam dunia psikologi, warna bisa mewakili kepribadian seseorang. Dan dalam berbagai jenis desain, warna bisa memberikan emosi yang kemudian tersampaikan ke otak siapa pun yang melihatnya.

Pernah liat warna ijo yang asalnya dari pohon-pohon yang terhampar luas di pegunungan? Gimana perasaan kalian pas ngeliatnya? Pasti berasa damai dan nyaman kan? Itu adalah emosi yang terpancar dari warna hijau. Gue pernah baca beberapa artikel yang bahas soal warna dan arti-artinya. Tapi, gue coba bikin kesimpulan sendiri yang tentunya berdasar dari pengalaman dan pemahaman gue tentang warna itu sendiri.

Ini cuma lima belas dari milyaran warna yang ada di dunia ini. Kalau butuh yang
lebih banyak lagi, kalian bisa cek di Wikipedia.

  1. Warna-warna konservatif seperti hitam, cokelat, abu-abu, broken white, champagne, dan lain-lainnya yang sejenis. Biasanya warna yang termasuk dalem kategori konservatif itu butek-butek alias terkesan seperti kotor. Padahal sebetulnya nggak. Perpaduan warna konservatif artinya cenderung monoton. Misalnya, kalo dalam desain didominasi warna cokelat dan putih, bisa dibilang itu konservatif. Kesan apa yang bisa kita dapet dari warna-warna konservatif? Nah, ini sekedar trivia sih, gue pernah baca di artikel mana gitu kalo warna konservatif cenderung menggambarkan pribadi yang serius, monoton, kaku, tapi juga berwibawa dan elegan. Nah, makanya warna konservatif banyak dipakai di daem desain logo perusahaan. Karena kesan elegan dan wibawa dari brand yang mereka punya terpancar berkat warna konservatif itu.

  2. Warna-warna terang yang mencolok menggambarkan keceriaan. Kalo ada desain yang colorful dengan paduan warna terang yang mencolok, itu menggambarkan kebahagiaan, kebebasan, semangat, percaya diri, playful, dan eksentrik. Beberapa brand pakai logo dengan warna-warna yang colorful untuk ngegambarin semangat atau pun passion yang dibawa sama brand tersebut. Warna-warna colorful yang kita liat tanpa sadar juga bisa menularkan rasa semangat di dalem diri kita. Nah, makanya kebanyakan industri kreatif itu kalo bikin logo pake warna-warni yang colorful melambangkan kepercayaan diri mereka terhadap kreatifitas yang mereka punya.

  3. Warna-warna pastel yang kalem bisa menyejukkan hati siapa pun yang melihatnya. Bisa banyak arti sih, tapi kalo untuk gue pribadi, warna pastel menciptakan perasaan tenang, kalem, sabar, tapi juga nggak berarti males-malesan and angin-anginan. Warna pastel juga terkesan feminim, makanya nggak heran kebanyak warna pastel dipake untuk ngebikin logo brand-brand yang berhubungan sama produk-produk khusus cewek.

Sebetulnya, setiap satu warna aja punya arti khusus dan emosi yang hendak disampaikannya loh. Tapi, kan nggak mungkin gue bahas semuanya satu-satu. Nanti jadinya bakalan panjang banget. Kesimpulan tentang warna ini sih sebetulnya nggak ribet. Pahamilah feel atau emosi yang dipancarkan oleh suatu warna. Misalnya, dalem desain blog, jangan deh pake warna-warna konservatif untuk blog pribadi. Soalnya blog pribadi punya kesan cheerful, penggunaan warna terang bisa lebih mendukung konten yang disampaikan. Begitu juga sebaliknya. Kalo desain blog untuk perusahaan high class, terlalu full color malah memberikan kesan buruk. Nanti dikiranya brand asal-asalan lagi sama orang-orang upper-class itu.

Pengaturan Komposisi
Last for today, unsur yang perlu kita pahamin setelah kita kuasain karakteristik bentuk dan warna. Yak, komposisi! Terkesan sepele, tapi ini juga penting. Perlu diinget kalo nggak semua desain yang disajikan di permukaan datar dua dimensi  itu bagus kalo disajikan secara simetris, terkadang asimetris malah memberi kesan yang lebih indah. Contoh desain simetris yang indah itu bisa dilihat pada desain Gunungan wayang kulit di bawah ini.

Bisa dilihat di samping kalo ternyata desain simetris pada Gunungan memberikan kesan yang indah dan bernilai seni tinggi. Inti dari simetris adalah keseimbangan antara sisi yang satu dengan sisi lainnya yang terpisah oleh satu garis tengah yang lurus.

Tapi, seni desain grafis yang udah modern justru banyak yang menampilkan desain-desain asimetris. Gimana sih caranya bikin desain asimetris yang terkesan indah dan nggak berat sebelah? Gue punya tips sederhana yang biasa gue lakuin pas lagi iseng ngedesain poster. Yaitu, kalo pada salah satu sisi penuh dengan gambar, coba seimbangkan bagian lainnya dengan warna-warna yang terang atau bisa juga diisi dengan tulisan yang nggak kalah nyentriknya.

Intinya sih, pengaturan komposisi ini bener-bener jadi faktor penentu apakah suatu desain itu bakalan terlihat bagus atau nggak. Lebih kental lagi terasa di dunia fotografi. Dan cara yang efektif dalam menentukan komposisi ini, hampir nggak bisa dijelaskan secara teori. Cukup banyak berlatih aja, lama-kelamaan insting kita dalam menentukan komposisi yang tepat juga makin terasah. Makanya, keep on practice, jangan pernah nyerah, and jangan ngerasa takut ngoprek-ngoprek software-nya.

Sampe sini dulu update gue soal desain grafis hari ini. Semoga bisa bermanfaat, soalnya gue juga sekalipun udah lumayan lama terjun di dunia desain grafis, gue masih tetep belajar dan belajar biar semakin baik lagi ke depannya. Kalo ada waktu, bakal gue lanjutin lagi deh dengan bahasan yang lebih menarik. Salam, Creative!

89 comments:

  1. gue yg pertama baca ya? kebetulan lagi buka blogger...

    gue ga ngerti banyak soal ginian sih, nyerah deh kalo disuruh nguprek-uprek vektor... :p terakhir mau belajar tutorial WPAP dari artikel2 internet hasilnya ga karuan banget T.T

    tapi ngeliat lo bisa bikin es krim dari obyek sederhana gitu jadi iridengki rasanya, keren :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah dikau pertamax! Wkwkwkkwk... :D
      Dulu gue juga sama kok. Gak ngerti banyak hal, tp karena gue tertarik makanya gue jadi berusaha memperdalamnya sendiri... :D
      Ayo iseng2 mainin lagi software desain-nya... :D

      Delete
  2. Nais pos, bang!
    gw sendiri masih bermasalah di 3 hal dasar itu, paling parah di warna karena belum bisa nentuin padanan warna di berbagai rancangan.
    ada tips buat melatih sense untuk pemilihan warna?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Melatih sense pemilihan warna yak? Gue sih sepertinya mengalir begitu aja. Kalopun ada tips, paling cuma ini :
      - Sering-seringlah ngeliat banyak karya desainer grafis yang udah profesional, rasakan feel dari karyanya tersebut. Biasanya nanti jadi tau, oh klo warna begini rasanya begini, klo warna begitu, rasanya begitu... Dari pengalaman menilai karya orang lain, kamu bakal makin terbiasa kok sama pemilihan warna di karya sendiri... :D

      Delete
  3. Lagii lagiii lagiiii Mas Glen punya banyak ilmu desain grafis tapi masih belum banyak yang dishare~ X)

    Btw thans banget dah atas sharenya Mas! =D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahahha.. Iya dilanjutin lagi yak nanti... tungguin aja... :D
      Makasih udah baca brow... :)

      Delete
  4. ahaha.. masih ijo banget soal desain grafis... thanks sharingnya, Glen :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama Monika... Yok belajar lebih serius tapi santai... :D

      Delete
  5. gue bisa nyuri waktu buat posting sedikit soal desain grafis --> posting sekeren dan selengkap ini ternyata hanya nyuri waktu toh hehe.. kereeenn bang glen ^_^b

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha... bisa aja... makasih yak Gia udah berkunjung... :D

      Delete
  6. sepertinya kata "cukup banyak berlatih aja, lama-kelamaan insting kita dalam menentukan komposisi yang tepat juga makin terasah" bener juga .. :D

    al kulino minal biasa... - *bisa karena terbiasa* -

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe... cuma menuliskan apa yang pernah gue alamin aja brow... :D

      Delete
  7. LANJUTKAN GLEN .. ^o^/
    #siap2 nyontek.. hahhahahaaa...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siap teh Bonit! Tunggu aja tanggal mainnya... hehehe... :D

      Delete
    2. saya setuju dengan kak Bonit. Monggo dilanjut, nanti saya nyontek juga. Hahaha..

      Delete
  8. Beh belajar desain dulu nih dimari, salam kenal sob.. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Selamat membaca dan salam kenal juga... :)
      Thanks udah mampir... :)

      Delete
  9. ane nyerah pake aplikasinya bg, sekarang mau nyoba sai paint tool... bener2 kalo pemula tanda couch binkin nyesek dan bosan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Paint Tool SAI juga gue sukaaaa... tapi ya cuman buat ngevectorin gambar manual gue... :P Buat bikin poster bergambar manga atau gambar manga itu sendiri... :P

      Delete
  10. Belajar desain grafis emang bikin ketagihan. haha, apalagi kalau dah suka. Yoosshh,,, Salam creative, Bang Glen! :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yap betul banget... Sampe rasanya seharian pengennya desain aja gak usah makan minum and mandi... #eh

      Delete
  11. Yes yes yes, sebenarnya kalau konsep2 dasarnya udah ngerti (in any kind of knowledge subject) dalam kasus ini Bentuk, Warna, & Komposisi, terus sisa-nya ya mempertahankan niat buat ngoprek2 ilmu-nya. Nice infooo.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha... makasih ya sob... emang dalam segala bidang itu kalo pengen bisa ya paham dulu konsep dasarnya... :)

      Delete
  12. Mantap, Glen... :)

    Mahir juga lu jelasinnya, walau setahu gue, lu bukan anak desain kan? Setahu gue, lu kuliah teknik atau MIPA gitu ddeh.. Bener gak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yap, gue kuliah jurusan Teknik Komputer... :D
      Segala hal tentang desain gue pelajarin sendiri secara otodidak... >.<
      Thanks nuel udah mampir... :D

      Delete
    2. otodidak?

      otodidak aja udah kayak gini, apalagi jadi anak desainnya.. ckckck.... passion lu emang di desain kali yah?

      Delete
    3. Iya brow... Passion gue yg pertama emang di desain, kedua blogging, ketiga novel writing... :D

      Delete
  13. wah... aku nggak ngerti masalah desain :( padahal pengen banget bisa. asyik aja kayaknya, ada kepuasan tersendiri. Tapii... masih banyak banget hal yang pngen aku bisa :(
    salam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam juga... Kalo pengen bisa ya mesti berani nyoba brow... :D
      Thanks udah mampir yak~

      Delete
  14. Wahh.. Pengen juga desain grafis..

    Gan Follback blog aq yaa skalian komenan ga
    http://googreenkaltim.blogspot.com/2013/01/lobang-tambang-menjadi-ladang-uang.html

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo belajar desain~ :D
      Thanks for coming anyway~

      Delete
  15. gilaaa ilmunya mantap dah :D
    sederhana tapi berguna banget, thanks :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha... wah seneng kalo berguna... :D
      Thanks yak udah sempetin mampir ke sini... :)

      Delete
  16. bang kalo kita mau buat sketsa muka kita tuh gimana? pake photoshop nih ya tapi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama aja brow kayak bikin line art di Paint Tool SAI... masukin aja foto yang mau dibikin vectornya ke Photoshop. Bikin layer di atasnya, atur transparency-nya, mulai deh jiplak garis2nya pake Pen Tool... Pen Tool di Photoshop agak kaku ketimbang SAI, jadi mesti lebih telaten. :D

      Delete
  17. (tepuk tangan) bagus sekali.
    eh, mas, mau tanya dong, cara bikin widget facebook dan twitter auto hide kayak di samping blognya mas ini gimana ya? keren dan simpel soalnya, jadi pengen juga. ahaha. trims :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah makasih... :D
      Tutorial soal gimana cara bikin widget di samping itu udah lama gue rencanain kok, tp masih gue susun biar enak jelasinnya.. :D

      Delete
  18. Waw, tutorialnya gampang dimengerti nih. Siap-siap belajar.
    Makasih sob ya infonya.
    Semoga post selanjutnya segera.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama sob. Thanks udah mampir ke sini... :D

      Delete
  19. wew lumayan nih tutor ... kudu di praktekin juga biar lebih paham.. makasih yo

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama... :D
      Makasih juga yowh udah mampir... :)

      Delete
  20. *mantengin dengan khusyuk*
    dan mulai belajar :)
    makasiih mas glen :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama Elyna... :D
      Makasih juga ya udah mampir... :)

      Delete
  21. info yang bagus . salam dari admin SHARE4RT :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih ya... Thanks juga udah mampir... :)

      Delete
  22. bang bingung aku bacanya..
    eh bang masukanlah bannerku ke tempatmu bang
    aku dah taruh bannermu di tempatku (keren animasi bannermu bang)
    http://benyaminginting.blogspot.com/p/banner-teman.html

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bagian mananya yang bikin bingung nih? :D

      Delete
  23. Asik banget kayaknya kalo bisa nguasain corel, dulu sempat ngoprak-ngoprek desain grafis tapi malah kesengsem di photoshop,,, ya bisalah dikit-dikit kalo hanya sekedar bikin spanduk untuk printing mah... hehe...

    oya bro, sory udah beberapa kali campaign project BSO ane gak ikutan,, saya gak mau bikin alesan, intinya memang kemarin lagi males aja, awalnya gara2 lagi berada di kampung yang susah sinyal dan gak ada warnet, jadi kalo mau ngenet ya harus ke tempat lain yang agak jauh makanya jadi males, eh malah keterusan malesnya... hehe....

    bulan ini gak ada project yah jadi ya InsyaAllah ke depannya saya ikut lagi ... :D sory sebelumnya... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hyahahahah... dikirain bang Harjho udah ngga niat ikutan BSO lagi bang... >.<
      Klo gitu langsung join lagi aja deh yak, baru aja kemarin saya ngeluarin member2 yang ngga pernah ada kabarnya... >.<

      Delete
  24. hmmm...klo ide mgkn suka melintas di pikiran. nah, implementasinya itulah :D pertanyaan yg selalu terlintas, "ini bikinnya pke apaan yak? kok bisa bagus?" haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwkwkwk... sebetulnya asal sense of art nya udah tergali dengan baik, mau pake tools apa pun juga hasilnya bisa bagus... sama kayak fotografi, klo dah pro, mau pake DSLR atau kamera VGA sekalipun bisa bagus hasilnya... :D

      Delete
  25. Desain grafis itu simple tapi agak rumit juga, kalo kata gue.
    Ngena banget 3 hal diatas tadi, tinggal ide, dan buat itu jadi gambar :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yap, simply complicated memang... dan memang yang namanya ide itu susah-susah gampang... Tapi, desain itu termasuk ilmu yang bakalan tergali seiring dengan jam terbang yang banyak. :D Jadi, keep on practice biar makin lama desainnya makin ciamik... :D

      Delete
  26. membantu banget bang semua wejanganya . apalagi saya yang baru belajar desain juga. paling susah yang namnaya memanipulasi shape tool. sama pemilihan warna, mungkin saya belum dapat feelnya kali ya. hehehe.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yap, makin sering latihan, nanti feelnya juga makin bagus n berkembang sob... :D Lanjutin latihannya... :D

      Delete
  27. Replies
    1. Weiss... mentang2 merasa ngga berbakat jangan jadikan penghalang kamu belajar desain... :D
      Coba baca deh postingan gue yang ini -> Beat Those Talented People

      Delete
  28. wesss. ya semua hal yang diatas patut diketahui.. :)
    Artikel Menarik Mas .. Kunjungan dari RBN

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahhaa... makasih sob... :D
      Thanks yak udah berkunjung... :)

      Delete
  29. Wow... artinya saya kurang eksperimen nih... :D
    Nice post.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo lebih banyak lagi bereksperimen... :D
      Makasih udah berkunjung... :)

      Delete
  30. welah... emang susah banget ya belajar grafis...
    banyak banget yang kudu dipelajari... hiks pesimis :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebetulnya nggak susah brow kalo udah seneng sama dunia tersebut. Asalkan mau belajar, cepet atau lambat pasti bisa. Jadi, jangan pesimis dulu... :D

      Delete
  31. mantap mas Glen :D

    ReplyDelete
  32. Wah,, sangat membantu nih mas glen..
    jujur saya gak bisa gambar vector..
    gak tau kenapa kalau gambar tipe vector kok kesannya kaku ya -.-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kaku itu lama2 bakalan berkurang seiring jam terbang kamu. Intinya sih tetep latihan, jangan berenti sekalipun udah merasa jadi seorang pro... :)

      Delete
  33. tetep aja ga paham yang namanya desain grafis :(

    salam #kawancutKK

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha. Desain grafis ga perlu dipahami, cukup punya keinginan buat mencoba and berlatih. Selebihnya nanti bakalan jadi paham sendiri kok... :)

      Salam KK juga... :)

      Delete
  34. di tunggu dah update yg terbarunya om
    ini sangat bermanfaat bagi para pemula atau pemalu, hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih ya... ditunggu aja update gue lainnya soal desain... :D

      Delete
  35. kalo boleh koreksi gan, mnurut pengetahuan ane yg terbatas..
    hal dasar desain grafis itu PRINSIP desain (unity, emphasis, white space, alignment, balance n repetion) n ELEMEN grafis(titik, garis, bentuk, warna n tekstur). Garis besarnya semua tergabung menjadi NIRMANA (ngadopsi dari seni rupa).

    Btw, nice artikel gan. krn pada dasarnya setiap orang emg berhak mengekspresikan pandangan/kesimpulan dari apa yg udh dipelajari :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, makasih brow buat koreksi and tambahannya. :D
      Btw, 3 hal dasar yg gue sebutin di atas ini lebih fokus ke cara ngegambar, bukan desain grafis yang profesional. Maklum, gue ga pernah dapet pelajaran teori, coz gue desain belajarnya otodidak. :)

      Delete
  36. thanks gan infonya, sangat bermanfaat.

    ReplyDelete
  37. wuah ... ini simpel banget tapi mak nyosss ... maturnuwun sekali ...

    ReplyDelete
  38. Wah bagus bagus postingannya bisa menambah pengetahuan alam bidang desain grafis nih hehehe...
    Min Good Job.... Terus tambah postingannya ya min hehehe....

    jangan lupa juga kunjungi halaman ini
    http://mesinantrianmakingsolution.blogspot.co.id/2016/05/mesin-antrian-bersolusi.html
    http://alatskpberkualitas.blogspot.co.id/2016/05/alat-survey-kepuasan-pelanggan.html

    ReplyDelete
  39. Caara download softwarenya gimana?

    ReplyDelete
  40. Artikel iini begiitu bermanfaat bagii pemula desain

    saya setuju dengan agan ini kalau ada 3 hal dasar yang harus diketahui dalam desain fotoshop . Sebenernya ketiganya amat sangat sederhana, tapi susah banget buat ngepasinnya sama maksud dan tujuan yang kita mau.

    yaitu : Karakteristik Bentuk, Pemilihan Warna dan Pengaturan Komposisi

    apalagi yang desain foto pernikahan atau wedding gan, harus banyak referensi

    Terimakasih sudah dibagikan

    salam,,

    ReplyDelete
  41. Beuh keren pisan euy, hatur nuhun...

    ReplyDelete
  42. kalo ane timbang ndalemin software nya mendingan ndalemin skill nya, kayak menyamakan hasil dan yg terpikir, otak dan tubuh selaras, mau nggambar cewek jadi nya cantik, kalo cowo jadinya ganteng, software nya di inget yg penting penting aja, kalo nggak tau tinggal browsing, saya stuju yg terus cari pengalaman, soalnya saya sendiri lulusan SD, cuma ngandelin pengalaman, dan google, bukan basic kaya sarjana, maklum coy, otak dan tubuh saya terbatas males, masi cari makan juga, masih pngen blajar yg laen, ane juga ngukir kayu, jadi yg di inget poin penting dulu, walau ane sampe kesusahan nginget nama orang, kalo blajar poko nya harus ada yg dampingin, biar nggak salah arah, kalo nggak tau ada yg di tanya, and bisa nunjukin ilmu mana yg bisa diterapkan d bnyak hal, jangan sok sok an maen maen otodidak, ntar gila lu! hahaha (SORRY KEPANJANGAN)

    ReplyDelete
  43. Keren banget ka... sedang belajar desain ni.. makasih banyak ka ilmunya

    ReplyDelete

Thanks ya, udah berkunjung ke Creative Talks Blog ini. Silakan meninggalkan komentar dengan tidak mencantumkan hal-hal yang berkaitan dengan SARA, flamming dan juga memojokkan pihak tertentu. Diharapkan juga untuk tidak meninggalkan link aktif pada badan komentar atau komentar tersebut akan langsung dihapus oleh admin.

Happy blogwalking and have a nice day!
Creative Talks Blog Creator - Glen Tripollo