EMANG KENAPA KALO HARGA BBM NAIK?

BBM mau naik pada berontak, harga BBM-an yang perbulannya tergolong mahal aja pada nggak ngeluh tuh? Tetep aktif Facebook-an, Twitter-an. Dan yang Gue tahu, sopir angkot dan orang-orang yang bekerja di perusahaan kecil menengah aja udah pada bisa tuh pake Blackberry, bahkan juga Android.
Apakah ada keluhan tentang biaya berlangganan yang mahal dari mereka-mereka itu? Nggak ada kok, biar harganya mahal, tetep pada eksis di internet. Artinya, masalah kenaikan harga BBM ini didemoin segala gara-gara apa dong? Padahal daya beli masyarakat masih tergolong gede kan tuh?
Apakah ada keluhan tentang biaya berlangganan yang mahal dari mereka-mereka itu? Nggak ada kok, biar harganya mahal, tetep pada eksis di internet. Artinya, masalah kenaikan harga BBM ini didemoin segala gara-gara apa dong? Padahal daya beli masyarakat masih tergolong gede kan tuh?
Waktu BBM masih murah, bersubsidi, semuanya senang. Padahal BBM bersubsidi itu cuman untuk masyarakat kecil, kok mobil-mobil first class ber-cc gede juga pada ikut-ikutan beli? Padahal setahu Gue kualitas Premium itu lebih payah daripada Pertamax.
Bawaannya mobil Ferrari, tapi pakenya kok cuman Premium? Mampu beli
mobilnya tapi gak mampu beli Pertamax? Padahal Pertamax bikin mesin
mobil lebih awet kok. Satu lagi deh tuh contoh orang pengen gaya tapi
kurang modal. Bahkan haknya orang miskin aja dinikmatin juga.
So, what happened then? Kenapa pada protes kalo harga BBM dinaikin lagi? Setahu Gue, dulu harga murah Premium cuman khusus buat mobil-mobil berplat nomor kuning. Artinya, kendaraan umum. Nah, dalam perwujudannya, ternyata plat merah, plat item, tetep aja dikenain tarif yang sama. Subsidinya sia-sia aja dong? Lucu banget. Orang kaya pada pake Premium, angkutan umum pake Premium, semua orang pake Premium, lama-lama Premiumnya abis dong. Udah pada belajar kan dari SD kalo bensin itu tergolong sumber daya alam yang nggak bisa diperbaharui? Semakin langka kuantitas barang, semakin mahal pula harganya. Wajar kan? Coba bayangin kalo nanti BBM ini betul-betul nggak bisa lagi diproduksi.
Liat yuk orang-orang yang lagi pada sibuk demo. Golongannya kok kebanyakan menengah ke atas dan mahasiswa? Kalo mahasiswa demo harga BBM naik masih bisa dibilang wajar sih. Tapi tujuannya ya buat diri mereka sendiri, bukan buat rakyat. Coba itung berapa uang bulanan yang dikirim sama orang tua mereka, kalo harga BBM naik, nanti mereka ngga bisa lagi dong santai-santai keliling kota sambil naik motor and ngeboncengin pacar mereka yang cantik-cantik. Nah, kalo golongan menengah ke atas? Kenapa pada ikutan demo? Dasar orang-orang yang emang pada nggak mau rugi.
Oke, mungkin kocak ngebaca tulisan Gue di atas. Gue cuman pengen ngebuka mata, hati, dan pikiran kalian ke arah yang lebih positif. Semua orang berdemo biar BBM ngga naik. Emang kalo naik kenapa? Di mata orang yang nggak mau rugi, dampak yang bakalan dirasain ya begini ini :
- Harga BBM naik, ongkos distribusi barang naik
Biasanya ini berlaku bagi orang-orang yang kerja di dalam sebuah perusahaan yang kerjaannya memproduksi suatu produk. Kalo yang bergerak sebagai distributor sih santai aja BBM naik, tinggal naikin aja ongkos distribusinya. Tapi, nggak begitu bagi perusahaan produsen. Naiknya harga BBM artinya kenaikan ongkos distribusi produk ke pelosok, yang akhirnya pengeluaran makin besar, yang akhirnya lagi semakin dikit jumlah uang yang bisa dikorupsi. - Harga BBM naik, ongkos makan and traktir pacar makin sedikit
Kalo yang ini biasanya buat mahasiswa atau anak SMA. Uang yang mereka punya terbatas, jadi kalo sampe harga BBM naik, artinya mereka mesti stop makan makanan mewah and gaya-gayaan di depan pacar. Mereka jadi mikir-mikir pengen nraktir pacarnya. - Harga BBM naik, ibu-ibu gelisah gara-gara bahan makanan makin mahal
Satu hal yang paling ditakutin sama ibu-ibu ya naiknya harga bahan makanan pokok. Gimana caranya biar cukup buat makan sebulan. Padahal kalo kayak begini jangan salahin yang jualan atau BBM, salahin dong suaminya yang ngasih uang bulanannya seenaknya, nggak disesuaikan sama kebutuhan yang makin lama makin mahal. Padahal tanpa kenaikan BBM pun harga barang-barang juga makin mahal, terutama pas lagi ada hari raya. Jadi mahalnya suatu barang itu berbanding lurus sama tingkat kebutuhan. Makin banyak yang butuh ya makin mahal. Kenapa? Karena nggak ada yang mau rugi kan? Mumpung laku jadinya dinaikin biar dapet untung makin gede. Masih mau nyalahin BBM?
Sebenernya inti masalah ini cuman karena setiap manusia punya sifat alami yang buruk, yaitu serakah. Semua pengen ngerasa untung, terus kalo udah untung mereka juga nggak puas, mereka pengen keuntungannya ditambah lagi dan ditambah lagi sampai membuncitkan perut mereka. Makanya timbul masalah seperti sekarang ini. Khusus kali ini dikambinghitamkannya ke kenaikan tarif BBM ini.
Ada yang nonton On The Spot kemarin? Acara tersebut nampilin 10 negara di dunia dengan harga BBM termahal di dunia. Yang Gue inget, yang paling mahal itu Rp.22.000,-/liter. Mahal banget kan? Tapi coba liat negaranya, ada juga efek positif dari mahalnya harga BBM tersebut, di antaranya ya ini :
- Jumlah kendaraan bermotor jadi cuma sedikit
Coba liat di ibukota, liat di Indonesia ini, ada berapa banyak orang yang memakai kendaraan bermotor pribadi? Ada banyak banget! Makanya sekarang jadi sering macet di mana-mana. Terlebih polusi udara yang berlebihan bikin udara di sekitar kita makin nggak layak buat dipakai bernapas. Gue rasa imbas positif dari kenaikan harga BBM ya berkurangnya jumlah kendaraan bermotor. Polusi udara pun berkurang. - Jadi banyak yang pakai kendaraan umum
Ini juga dampak positif. Orang-orang meninggalkan kendaraan pribadi mereka, bahkan ada beberapa yang memilih untuk nggak punya. Mereka jadi sering naik angkutan umum. Apa akibatnya? Akibatnya adalah orang yang bekerja sebagai supir angkutan umum juga bakal sejahtera, karena pemasukan mereka meningkat, kecemburuan sosial akhirnya berkurang karena akhirnya mereka sanggup mencukupi kebutuhan hidupnya lewat pekerjaan kecil yang mereka lakuin. Begitu juga dengan orang-orang menengah ke atas, mereka jadi punya lebih banyak tabungan. Mereka ngga perlu ngeluarin uang buat beli bensin tiap hari. Nggak perlu nabung juga buat beli mobil keren. - Punya kendaraan alternatif yang menyehatkan
Males naik kendaraan umum karena khawatir bau dan jorok? Orang-orang perfeksionis semacam ini juga bisa kok pakai kendaraan alternatif tanpa BBM. Modalnya cuma sedikit tenaga fisik buat ngejalaninnya. Ada sepeda, sepeda listrik, scooter listrik, dan macem-macem lagi kendaraan keren tanpa BBM yang bisa menyehatkan fisik kita. Itung-itung olahraga. - Kesejahteraan di segala aspek betul-betul meningkat
Nggak percaya? Tanpa polusi, makin dikit orang yang sakit. Makin banyak tabungan, makin sejahtera juga kehidupannya, bahkan beberapa bisa dialihkan ke sektor pendidikan, pendidikan pun bertumbuh. Jangan lupa juga perhatikan rakyat miskin. Berbagilah. Maka mereka pun sejahtera. Kalo semua ini terwujud, pertumbuhan ekonomi pun bakalan stabil dan so pasti bakalan meningkat terus. Kalo kesejahteraan terwujud, ekonomi stabil, maka pendapatan perkapita dari negara kita juga bakalan naik. Jumlah penduduk miskin berkurang. Dan banyak lagi hal-hal positif lainnya yang bakalan terjadi. Tapi yah, memang semuanya butuh beberapa tahun untuk berproses hingga jadi apa yang kita harapkan.
Banyak banget kan keuntungannya? Makanya sebagai manusia beradab, hal yang bisa kita lakuin itu bukan memprotes apapun yang ngga sesuai sama kemauan kita. Hal yang nggak sesuai sama kemauan kita belum tentu yang terbaik buat kita loh. Hilangkan sifat serakah, tumbuhkan rasa kebersamaan. Gue berani kok menjamin negara ini bisa jadi lebih baik, bahkan sangat-sangat baik, kalo masing-masing individu yang tinggal di sini menanamkan sifat anti-serakah. So, masih mau nyalahin kenaikan harga BBM? Yang pasti naik atau nggak naik semuanya punya untung dan rugi sendiri-sendiri. Coba ubah pandangan kita, berpikirlah lebih maju ke depan, jangan cuman mikirin diri sendiri aja.
Yang lagi pada demo, silakan aja, tapi kurangin yah kericuhannya, ngga perlu pake jotos-jotosan, jangan juga ganggu ketertiban umum. Perjuangkan apa yang menurut kalian benar. Tapi, apapun yang terjadi ambil positifnya dan tetep berlapang dada. Tetep semangat! Sampe ketemu lagi di postingan Gue yang lain. Ciao!
haha,, creative talk.. OPini yang bisa diterima .. tapi di daerah saya gak ada demo yang anarkis.. yang ada aksi damai aja, menyuarakan orasi ke DPRK untuk disampaikan ke PEmda, dan masyarakat Pro terhadap mahasiswa.
ReplyDeletemasalah nya adalah naiknya harga BBM, makin banyak tu mafia minyak yang stock minyak saat ini hingga harga BBM naik. dah gitu langka bener, yang kasian anak sekolah yang tidak dijangkau kendaraan umum,
Sukses untuk creative talk dan admin glen untuk opini selanjutnya. salama dari negeri di ujung pulau sumatera, aceh..
Makasih yah udah baca and berkunjung... :D
DeleteBtw nih tanggapan saia :
1. "di daerah saya gak ada demo yang anarkis.. yang ada aksi damai aja, menyuarakan orasi ke DPRK untuk disampaikan ke PEmda, dan masyarakat Pro terhadap mahasiswa. "
Tanggapan : Alhamdulillah, bukankah demo yg baik itu ya yg seperti ini? :D
2. "naiknya harga BBM, makin banyak tu mafia minyak yang stock minyak saat ini hingga harga BBM naik"
Tanggapan : Disinilah peranan kita untuk memeriksa, mengawasi, mengontrol, and mencegah tindakan para mafia ini, bukan mendemokan kenaikan harganya...
3. "kasian anak sekolah yang tidak dijangkau kendaraan umum."
Tanggapan : Di Jepang, mau sekolahnya jauh atau deket, anak sekolah selalu ke sekolah pake sepeda. Sehat bukan?
menurut saya BBM naik ya apalagi kalo bukan rencana pemerintah untuk mengalihkan issue yang sempat jd top news beberapa waktu yang lalu, belum ada solusinya langsung bikin issue baru. Media kita jg udah nggak independen lagi, udah banyak yang didominasi penguasa, akibatnya berita yang disajikan sudah nggak berimbang lagi.. berita yang nggak berimbang tadi malah jadi pemicu emosi mahasiswa galau sampai akhirnya demo dan berakhir ricuh..saya pribadi,yg pernah jd mahasiswa sangat kecewa dgn sikap kawan-kawan yg berdemo dengan ditambahi aksi kekerasan. demo BBM tapi malah mengkudeta resto fastfood,apa hubungannya??mungkin pengen terlihat sbg agent of change, tapi apa yg diubah dari demo ricuh seperti itu? bkn solusi yg didapat tapi malah luka fisik dan batin
ReplyDeleteSama aja kayak tong kosong bunyinya nyaring... Demo tanpa persiapan dan pengertian yang matang akan apa yang sedang didemokan ya begitulah jadinya...
DeleteKenyataannya para pendemo itu paling2 cuma beberapa orang aja yg betul2 ngerti maksudnya, sisanya cuma pergerakan masal yang mungkin dipaksa ikutan, atau pendemo bayaran. Atau bahkan malah mahasiswa gadungan. Segala kemungkinan ada sih.
Bener tuh kaya singapura (salah satu negara BBM mahal : pernah baca artikel)
ReplyDeleteKalo Singapura memang mahal, tapi itu sesuai sama pendapatan perkapita penduduknya. Jadi menurut Gue sih masih wajar... :D
DeleteSempat diskusi sama beberapa teman, kalo di luar negeri mahalnya harga BMM disikapi dengan Go Green. Jalan kaki, naik sepeda. kapan di Indonesia seperti ini ya?
ReplyDeletesetuju sama tulisan di atas.
apalagi sempat ngobrol sama beberapa sopir yang ngerasa bahwa naiknya BBM adalah berkah bagi mereka *maklumlah saya angkoters yang sempat nyesal ga bisa naik motor (eh, tapi tetep masih mau belajar naik motor kok)
Gimana gak berkah? selama ini negara ngakunya mensubsidi harga BBM (emang iya sperti yg tertulis di atas, tp untuk seluruh kalangan), tapi harga angkutan ga boleh naik signifikan. dimana para sopir mau gak mau harus mensubsidi tarif buat anak sekolah.
kalo anak sekolah libur aja, jangankan balik modal. mereka terpaksa ngutang setoran. miris! saya bukannya gak berat sm kenaikan harga BBM. banyak yg ngaku2 miskin, gak mampu bayar-ini itu untuk fasilitas yg mereka nikmati, ehh..anak-anaknya anteng kemana2 naik motor, pegang BB sana-sini. aduuh! *kok curhat
Kalo di Indonesia kan untuk menggalakkan semangat Go Green susah tuh... Nah mungkin "cara kasar" dengan menaikkan BBM bisa mendorong ke arah sana... hehehe...
DeleteNah, itulah kenapa subsidi BBM ngga berguna, wong yg make orang kaya juga... -__- Makanya sebetulnya yang jadi masalah di sini bukan BBM nya, tapi sifat manusia yang rata2 pada serakah and egois...
satu lagi mahasiswa ikutan demo cz biar dapet jatah makan, ini nyata lho nggak mengada-ada.demo untuk sekedar menyarakan aspirasi sih fine-fine aja ya nggak, tapi masalahnya pasti ada pihak2 tertentu yang memanfaatkan itu yang bikin nggak asik. yang alasan Harga BBM naik, ongkos makan and traktir pacar makin sedikit itu bener banget wkwkwkwkwk. semua ada sisi negatif dan positifnya sih
ReplyDeleteWkwkwk... untuk dapet jatah makan? Emang dibagiin nasi bungkus gituh yah? Yang Gue tau sih ada juga yg emang masing2 individu yg ikut demo itu dibayar sama suatu pihak tertentu yang memprovokasi... Hahahaha... Kalo soal ongkos makan and traktir pacar itu cuma mikir pake logika aja sih. Gue juga soalnya mahasiswa, jadi bisa nebak lah apa yg ada dipikiran mereka... :))
Deletesetuju sama opini di tulisan ini.
ReplyDeletedemo yang dilakukan dimana-mana sekarang ini agak-sedikit-lebih ga wajar (?)
ah intinya gitu lah
padahal kalau dipikir-pikir, BBM naik itu harganya hanya sedikit lebih kecil dari harga rokok ataupun pulsa hape. tapi kenapa ditanggapi dgn tindakan kayak gini?
kalo internetan bisa, beli pulsa tiap minggu bisa, kenapa buat beli BBM yg harganya cukup jauh dibawahnya malah ga bisa??
Wkwkwk... satu lagi dari kalangan peduli masyarakat... Makasih ya udah mendukung tulisan di atas... :D
Deletesesuai ma judulnua, craetiv beud. pembahasan dari sudut yang berbeda...
ReplyDeleteNyiahahaha... makasih makasih... :))
DeleteThx ya udah berkunjung... :D
masalah yg ada sekarang sudah kayak lingkaran setan.
ReplyDeleteudah bertumpuk2 jadi susah mau dibenerin juga.
yg demo bbm naik sepertinya sih cuma pemicu saja
udah jengkel sama yg kemarin2
rasa TRUST yang udah minus
mana pemerintahnya gak ada yang bisa menunjukkan sikap mewakili keadaan bangsa ini dalam artian sesungguhnya
banyaklah ...
namun begitu yaaa tetep gak mau ada demo yg anarkis
takutnya jadi sasaran aja
apalagi kami pedagang kecil
takut kejadian 97-98 terulang
duh, usaha cuma sepetak klo diancurin tar mo gimana nyari uangnya coba? huhuhu ...
pusiiiiiiiiiiiing........
Nyiahaha... bisa jadi... Tapi tetep aja lah, ngga cuman sebiji masalah dipermasalahkan gara2 kejadian yg lama juga kalee... Gue sering nonton berita di tipi. Masyarakat juga kadang ngga cerdas sih ngeliat kejadian2 yg ada di negara ini. Kadang semuanya main dicampuradukkan aja walau sebetulnya jelas ngga ada hubungannya antara satu masalah ma yg lain.
DeletePadahal yg demo itu belom tentu juga bakalan jujur seandainya jabatan pemerintahan dipegang sama mereka itu... Cuman omdo... :v
BBM naik?
ReplyDeleteBahan pokok makanan naik.
Harga beberapa produk ikut naik.
Menu favorit di resto jadi ikutan naik....
.....
....
...
..
.
Gaji harusnya juga naik.
Jangan, gajinya dibikin tetep aja... kalo gaji naik, otomatis masih bisa kebeli tuh BBM... Akhirnya, ngga bakalan pernah Indonesia ini Go Green... *O*
DeleteMasih mending duit abis buat belanja makanan sehat deh, daripada buat belanja BBM yang ujungnya cuma jadi polusi aja... :v *lirik kendaraan bermotor yang jumlahnya udah ngga ketulungan*
kalo gaji gak naek, itu kan artinya ngebebanin, glen... but overall, gue 100 % setuju sama pemikiran lu.... ^^
Deletekhususnya ngebebanin ke orang2 dari kalangan menengajh ke bawah.., contohnya buruh....
DeleteIya sih, kalo yang kaya-kaya masih aja pada mikirin diri sendiri susah... :v
Deletetiap kepala punya pemikiran masing masing, okelah.... :)
ReplyDeleteSeenggaknya pemikiran saya di atas bukan merupakan pemikiran yang egois kok...
DeleteBBM naik ga masalah ko. masih ada YM whatsapp dan ebuddy ini :D
ReplyDeleteWakakakak... XD
DeleteGue masih setia sama YM, ngga pernah make BBM... :D
yang penting utang negara terseleseikan
ReplyDeleteUhuy... walau kesannya buruk di mata orang2... kenyataan bahwa utang negara udah terselesaikan ngga boleh dilupakan loh... Nice brow! :D
Deletekarena pasti barang2 yang lain juga ikut naik dan rata2 orang indonesia kurang mampu seperti saya hidup pas2an kalau BBM naik ya penghasilan Ortu gimana, orang ortu cuman petani :((
ReplyDeleteYa memang sudah seperti itu alurnya... Kalo salah satu naik, tentu bakalan berimbas opada kenaikan harga yg lainnya. Tapi, beberapa orang memang terlalu pesimis sampai bilang "nanti begimana kalo"... Cobalah berpikir yang positif, insya Allah selalu ada jalan kok...
DeleteLagipula Gue bilang di atas, perubahan baru bisa terjadi kalo setiap orang bisa menekan keegoisan mereka, nggak yg rakyat menengah ke atas (nahan diri belanja yang mewah2 and milih buat disumbangin), rakyat kecil juga wajib (jangan maunya dipandang sebagai yg tertindas, kemiskinan itu butuh perjuangan bukan kerjaannya ngeluh melulu)
Gue juga dari golongan yang pas-pasan kok...
Setuju bang...tapi bakalan jarang nih konvoi bareng pacar...
ReplyDeleteklo BBM naik, setidaknya bisa jadi motivasi kita buat nyari pendapatan yg lebih, untuk tujuan kedepan kita bisa jadi negara yg go green, kayaknya butuh niatan yg baik dari semua pihak, klo masyarakatnya dah siap tapi negara belum mw move on juga kesana...
*tu pak bupati ke warung makan deket rumah aja naik mobil dinas*
Nah bener... Keadaan yg ada itu dijadikan motivasi, ini baru contoh orang yg selalu optimis... :D
DeleteYah, pejabat tinggi kita itu punya 2 rule :
1. Rule of Cool
2. Rule of Prestige
Poin pertama bikin mereka mikir kalo ngga pamer nggak bakalan keren...
Poin kedua bikin mereka merasa malu sama jabatan kalo ke mana-mana ngga pake mobil...
woo, kenapa blog ini gak buka form yang name/URL ?
ReplyDeleteaku mau komen pake situsku LOL :P
aku setuju sih dengan pemikiran mas glen...
lagi pula cepat atau lambat pasti suatu saat BBM kalau dikonsumsi terus menerus bakal habis..apa lagi kalau pemakaiannya boros.
mungkin dengan penaikan harga BBM ini bisa mengurangi pemakaian..
dari pada demo, kerja'a aja digetolin biar dapet rejeki lebih..
^_^
Abisnya kalo mau buka name/URL nanti anonymous-nya kebuka juga... Eada males aja Gue nerima komen dari anonymous... hahaha... :D
DeleteYoi, betul banget... Mending dipake kerja lebih getol aja dah... Btw, padahal daripada massa kerjaannya demo, mending berbondong2 ngawasin SPBU tuh takut2 banyak yang nimbun... :v
Coba banyak org yang berfikiran seperti ini ya..pasti indo udah maju dari kmrn2..:)
ReplyDeleteYa mudah2an ending-nya nanti gak mengecewakan, boleh lah mencoba berfikir positif walaupun masih sedikit sanksi.. :)
Dimulai dari sekarang, tumbuhin rasa peduli sedikit2, mulai dari generasi kita sampe ke generasi yang baru aja menjajak dunia. Kita bisa kok bikin perubahan kalo emang serius...
DeleteJangan cuma nyoba berpikir positif, tapi kita wajib ngelakuin itu setiap saat... :)
I LIKE IT.......
ReplyDeleteAMBIL HIKMAHNYA JA DARI STIAP KEJADIAN,,,,,,,
BBM NAIK???????
EGP DECH......
THIS!
Delete( o___<)b
mahasiswa demo buat bela rakyat, mahasiswa demo ditimpuk rakyat. lucu ya. Jangan2 yang demo bukan mahasiswa tuh.
ReplyDeleteBisa jadi cuman mahasiswa gadungan... :v
DeleteKlo emg bner yg pda anarkis tuh mahasiswa,kebangetan dah,,ktanye terpelajar,lah itu malah kurang ajar ato kurang kerjaan...pdhal psti tugas2 kuliahnye blm pda dkrjain noh gra2 demo mulu =,,=
ReplyDeletetrs klo BBM jd naek, mreka mo ngebom SPBU gtu?? coba aje dah,,,yg ade jd bom atom bwt mreka sndri,ngaco heu...
Biarlah pemerintah yg ngurus,,toh para pendemo itu blm tentu bisa ngurus negara. kita bisa apa?
yoi, bisa demo ngahahhahahha :))
Nah itu die... Gue agak ngga respek sih sama segala bentuk demo yg dilakuin mahasiswa... Soalnya seringkali mereka demo dikomporin orang, terus juga belom tentu tau inti masalahnya apa, ditambah lagi suka merasa sok keren... Dikiranya demo itu keren kali yah?
Delete"....Modalnya cuma sedikit tenaga fisik buat ngejalaninnya. Ada sepeda, sepeda listrik, scooter listrik, dan macem-macem lagi kendaraan keren tanpa BBM yang bisa menyehatkan fisik kita. Itung-itung olahraga.. "
ReplyDeleteMasalah barunya ada lagi nih bang,
1. kalo naik sepeda itu pastinya waktunya juga jd lama, beda kalo naik kendaraan yg bisa mempersingkat waktu,
2. scooter listrik, ini harganya mahal kan bg, uda gitu masi jarang orang pake, agak malu juga makenya jadinya. abg gimana > pede ga makenya ??
".... Harga BBM naik, ibu-ibu gelisah gara-gara bahan makanan makin mahal
Satu hal yang paling ditakutin sama ibu-ibu ya naiknya harga bahan makanan pokok. Gimana caranya biar cukup buat makan sebulan. Padahal kalo kayak begini jangan salahin yang jualan atau BBM, salahin dong suaminya yang ngasih uang bulanannya seenaknya, nggak disesuaikan sama kebutuhan yang makin lama makin mahal. .."
lah kok nyalahin suaminya??? kalo emang rezekinya segitu, yah mau gimana lagi bg ?? ini kalimat kok semacam ada sifat keegoisan gituu , sory loh bg ngomong gini, tp menurutku, ga bijak bgt kalo kita cuma bisa nyalah2in orang. bener gaa ?
Wah makasih tanggapannya... Untuk poin pertama, ada dua alasan kenapa dikau menentang... Tapi, maap, Gue cuma nerima alasan yang ke-2... Daripada mikirin "kecepatan" sebetulnya pasti anda lebih merasa "MALU" memakai sepeda/ scooter listrik...
Deletekalo dikau liat di Jepang. ABG dan orang kantoran pada enjoy tuh naik sepeda... Padahal harga BBM di sana ngga semahal di sini... Silakan hidup sambil menghindari malu... Malu kok digedein? Naik sepeda kan ngga harus sambil telanjang?
Overall dari postingan ini, maksud Gue itu pengen bikin para pembaca berpikir positif... jangan cuma bisanya nyalahin orang... nah yang demo itu nyalahin orang ga? Nyalahin pemerintah kan? Pemerintah orang kan?
Nah suami kerjaannya apa? Nyari nafkah kan? GUE COWOK DAN GUE SUATU SAAT BAKAL JADI SEORANG SUAMI... Jadi Gue rasa pendapat Gue yang ini --->
salahin dong suaminya yang ngasih uang bulanannya seenaknya, nggak disesuaikan sama kebutuhan yang makin lama makin mahal
Juga bisa buat Gue introspeksi... Apakah masih egois? Sori yah Gue di sini ngga cuma asal ngomong kok...
iaa emang bener sih bg lu blg, gue sih masih malu naik sepeda kesana-kemari bg, bukannya karna telanjang ato gimana hahahahaha tp masih jarang org yang pede pake sepeda kemana2 apalgi anak muda skrg, kalo di jepang mah beda lah bang, orang2 disana uda kebanyakan yg pake sepeda buat sklh ato kantoran sprti yg lu blg, jd biasa aja , klo di Indo ?
Deletegue sih ga munafik yee bang ngomong gini :)
oyaa, ttg masalah hemat waktu juga loh bg, misalnya nih yaah, tmn gue jarak rumahnya ke sekolah itu kira2 7 km, ud gitu didaerahnya itu angkot masih jarang, soalnya daerah perkampungan dan jalannya rusak parah banget, nah misalnya dia pake sepeda , pastikan jd lama bgt tuh waktunya, bandingkan dgn pake sepeda motor.
oya, tentang suami istri itu tadi gue ngerti bang, kalo lu uda siap disalahin sama istri lu, kalo uang belanja kurang wkwkwkwkwk :P
DeleteYa memang, terus di Jepang memangnya dari dulu tiba2 aja semua orang pake sepeda? Nggak kan? Ada beberapa orang yg mulai pake sepeda kemana2 and jadi trendsetter. Diikutin sama banyak orang, akhirnya banyak deh yg pake sepeda...
DeleteDuh, sebetulnya malu naik sepeda apa manja sih? :P
Kalo mau pake motor silakan, kan motor lebih irit daripada mobil, dan lagi kalo memang cuma dipake ke sekolah gpp toh? Tp biar hemat BBM kalo mau ke tempat lain ya motornya simpen aja...
Nanti kalo dikau udah jadi istri bakalan ngerti kok, mana suami yang pengertian, mana suami yang egois,... :P
malu apa manja ? kasitau gak yaa :P
Deleteabg gimana ? *nantangin*
wkwk
sayangnya jg gue ga punya sepeda bg ,
( dari kemaren2 bahasnya sepeda mulu ya :D )
kenaikan bbm hanya untuk mengalihkan kasus angelina...
ReplyDeleteYaaaa, mungkin saja... :D
Deletewahhh... benar2 infiratif.... benar2 mementingkan rakyat secara luas tapi disini sy juga berpendapat:
ReplyDelete1. BBM naik aja tapi sewajarnya
2. Razia mafia minyak, tuntas habislah mereka
3. BBM 92 (pertamax) wajib digunakan bagi pengguna MOBIL pribadi diatas 100juta, dan MOBIL yang berplat MERAH dan berik SANKSI yang TEGAS bagi yang berupaya MELANGGAR, jika perlu BUAT PENGAWAS BBM itu!!
4. Turunkan biaya UANG DINASnya para PEJABAT, alihkan buat rakyat MISKIN, sebagai JAMINAN dari PEMERINTAH untuk RAKYAT!!!!
5. HIDUP RAKYAT!!!!!
Setuju,
DeleteUtk nomor 2 dan 3:
2. Razia para Teroris dan Koruptor jatah subsidi BBM Miskin, (Mobil pribadi pembeli dan penimbun) tembak ditepat kalo ngelawan.
3. Naikkan harga BBM Miskin mjd 6500-7000/ltr, tapi mohon turunkan nilai oktan mjd RON86 (spt Reguler thn 70-80an dulu), dijamin mobil2 keluaran baru (umumnya dah kompresi tinggi >9,3:1) akan mikir 1000x utk ngisi dg BBM Miskin, daan ...motor2 serta mobil2 lama tdk akan bermasalah mesinnya (ref.riset dan pengalaman), kalo mobil anda bermasalah (ngelitik dan kojor dlm bbrp bulan saja) itu berarti mobil anda layak mndapatkan Bintang eh PERTAMAXXX, knocking sensor mobil2 baru ga akan mampu mengatasi RON86, percayalah...percayalah,
Peace
LOL... :D Gue seneng sama antusias kalian berdua... ( >__O)b
Deletekalau bbm naik, @.@ gaji juga naik :P hehe
ReplyDeleteHarusnya sih begitu... :D
DeleteKuliah pake uang di tambah uang trasportasi. Ketika lulus kuliah dapat kerja, kerja di perusahaan ya bukan perusahaan tapi usaha orang kaya baru. yang gaji gak naik naik padahal harga harga sudah naik.
ReplyDeleteDi tambah lagi orang kaya baru sering ngedumel. Gak taunya ngedumel karena gak berhasil nipu clientnya sendiri untuk bayar kredit mobil operasional kantornya di bintaro.
Ini lagi curhat ta Mbak? :D
Deletelu mah enak kaya, nah gua ? ganteng doang :(
ReplyDeleteGue kagak kaya... Gue justru ga punya kendaraan pribadi... :v
DeleteBBM nya doang yang Naik...... kenapa Cabe, Mie ayam,Soto mie , kontrakan juga Ikutan Naik yakkk.....Padahal waktu mau lebaran kemaren cuman cabe ama daging Naik yang lain ngak pada ikutan naik....? yang jadi masalah kiriman dari emak gua kagak ikutan naik ni bos....bahkan photocopy per lembar jg ikutan naik.....,tapi ada senengn jg sih... Pom bensin Shell,Total, Petronas sekarang jadi rame & Ngantri jg.....!!! hebat pisan euh strategi pak Joko.....Biar merata kali ..... bos yak...?
ReplyDeletemenarik dan bermanfaat sekali nih infonya
ReplyDeletedu tunggu info selanjutnya
terimakasih
tetep positive thinking, kereen !!!
ReplyDeleteterimakasih info yang di share
ReplyDeleteinfo nya sangat menarik
bagus banget, menarik nih infonya..
ReplyDeletesaya sanagt suka sekali dengan artikel nya
ReplyDeletemudah di mengerti