Thursday, April 18, 2013

STOP PELECEHAN SEKSUAL DI DALAM ANGKUTAN UMUM


Belum lama ini, banyak banget tersiar kabar soal kasus-kasus pemerkosaan terhadap wanita di dalem angkutan umum. Korbannya ada yang menderita shock berat, dan bahkan sampai kehilangan nyawanya. Sambil merem pun kita tau kalo yang namanya tindakan kayak begini betul-betul nggak berperikemanusiaan.

Angkutan umum sebagai alat transportasi yang pemanfaatannya lagi digalakkan sama pemerintah kota (khususnya Jakarta) ini, harusnya ngasih pelayanan yang baik kepada setiap penumpangnya, termasuk dalam hal memberi rasa aman. Setelah keamanan, lalu tingkatkan kenyamanannya. Misalnya dengan melakukan perawatan, peremajaan dan memperbaiki bagian yang udah rusak. Kalo semua angkot begini, orang yang dulunya merasa jorok/jijik naik angkot bakal berubah pikiran.

Di berita-berita kan kita liat kasus pelecehan seksual di dalam angkot yang jadi korban pasti wanita. Nggak ada korban cowok, atau mungkin ada beberapa, tapi nggak dibahas sama media karena ngga menarik. Who knows? But, lewat postingan kali ini yang kebetulan juga gue tulis buat campaign project ke sebelas Bloggers' Shout Out!, gue mau coba jelasin pandangan gue soal kasus ini. Pertanyaan paling favorit yaitu, "sebetulnya siapa sih yang salah?"

Setelah kasus pelecehan seksual di dalem angkot marak terjadi, sekitar akhir tahun 2012 sampe awal tahun 2013 ini, banyak banget wanita-wanita dari berbagai macam profesi ngelakuin demo meminta hak-haknya untuk dilindungi, diperlakukan dengan baik, dan sebagainya. Bahkan ada pejabat negara yang memberikan pernyataan kontroversi dengan menyebut, tindak pemerkosaan di dalam angkot itu merupakan kesalahan si korban sendiri yang tidak pandai menjaga penampilannya. Waktu itu wanita-wanita ini pada protes dengan alasan hak pribadi masing-masing wanita untuk berpenampilan seperti apa di depan umum, dan mereka juga bilang kalo yang harus diperbaikin itu adalah pola pikir cowok (yang mereka anggep nafsuan).

Well, gue nggak mau mihak siapa-siapa di sini, sekalipun gue bisa dibilang perwakilan dari kubu cowok, tapi nggak berarti gue bisa ngedukung gitu aja pernyataan si pejabat negara itu. Karena yang namanya hak adalah mutlak. Kita nggak bisa menyuruh orang melakukan ini dan itu, karena rasanya bakalan egois banget. Hak setiap manusia adalah memiliki kebebasan dalam melakukan sesuatu. Tapi, buat wanita-wanita juga jangan salah, banyak orang sering lupa, kebebasan itu harus disertain juga dengan rasa tanggung jawab. Apa yang udah dilakukan kan harusnya juga bersiap sama resiko terburuk yang mungkin aja terjadi. So, buat para wanita di luar sana, kalo mau merasa lebih aman, jangan menuntut lingkungan "harus" melindungi kalian, tapi coba lindungin dulu diri kalian sendiri. Karena keamanan lingkungan sebetulnya udah ada yang jagain, yaitu aparat pemerintah di bidang hukum, misal polisi. Tapi ya sekali lagi ya, yang namanya aparat kemampuannya juga terbatas, gak mungkin setiap individu bisa dijagain semuanya.

Kasus pelecehan seksual, dan alasannya kenapa bisa terjadi, sebetulnya ini hampir mirip dengan bahasan gue soal plagiator di artikel BLOG PLAGIATOR DAN CARA MENYIKAPINYA. Kesalahan udah jelas berada si pelaku, tapi bukan berarti kesalahan itu 100% dititikberatkan pada pelakunya. Coba introspeksi dulu apakah si korban udah bener-bener berusaha melakukan tindak pencegahan?

Inget gak quote ini? "Kejahatan terjadi bukan hanya karena niat pelakunya, tapi juga karena adanya kesempatan." Ini sama aja kayak misalnya ada orang yang tadinya gak niat jahat, terus nemu rumah kosong yang pintunya kebuka lebar. Pasti ada kemungkinan dia bakal mikir and ngelakuin pencurian di rumah itu. Beda halnya dengan rumah yang kosong tapi bener-bener tertutup rapat, semua gerbangnya dikunci. Orang yang awalnya ngga punya niat nyuri pun bakal cuek. Kecuali kalo pelakunya memang udah niat yak, soalnya kalo penjahat udah berniat lakuin tindak kejahatan, pencegahan macem apa pun bakal berusaha dia jebol. Nah, anggep aja aurat wanita ini sebagai rumah, pakaian sebagai kunci gemboknya. Wanita berpakaian terbuka bisa dianalogikan sebagai rumah yang terbuka/nggak dikunci rapat. Bisa bayangkan apa yang dipikirkan maling?

Kalo kita ngamatin kasus pelecehan seksual di angkutan umum (khususnya Jakarta) yang kemarin-kemarin ini marak terjadi. Rata-rata kejadiannya malem-malem, korban kebanyakan mahasiswi dan anehnya kebanyakan berasal dari universitas swasta yang sama di Jakarta. Bisa dimasukin ke universitas yang cukup borju tingkat pergaulannya. Ada beberapa faktor yang bisa menimbulkan tindak kejahatan terhadap mereka. Salah satunya mungkin masalah kecemburuan sosial.

Kalo di dalem agama Islam, ada aturan yang menyatakan kalo muslim seharusnya tidak berpenampilan berlebih-lebihan atau riya, dengan memamerkan apa yang kita punya. Tingkat perekonomian di Jakarta sangat jomplang. Ada yang kaya banget, ada juga yang hidupnya susah banget. Makanya rasa kecemburuan sosialnya bakalan tinggi. Mungkin aja loh korban yang naik angkot ini berpenampilan berlebihan, sambil duduk di pojok dengan sombongnya, mainan gadget mahal yang dia punya, ditambah pakai baju yang agak minim. Ini bakal bikin orang (yang kebetulan berasal dari tingkat ekonomi rendah) merasa gerah. Kecemburuan membakar mereka dan akhirnya timbul perasaan untuk merusak si korban biar tau rasa.

Yap, menurut gue masalah terbesar memang pada kecemburuan sosial. Makanya, ini bukan lagi membicarakan masalah hak wanita atau pun mempertanyakan pola pikir pria. Tapi ini tentang kewajiban menjaga diri dan menumbuhkan tenggang rasa, serta rasa tanggung jawab (ini berlaku buat semua pihak baik wanita maupun pria).

Gue mau kasih beberapa tips buat cewek-cewek di luar sana biar kalian bisa lebih aman naik angkot.
  1. Usahakan untuk tidak naik angkot di malam hari.

  2. Kalau pekerjaan menuntut kalian pulang malem dan mesti naik angkot, pilih angkot yang ramai penumpang.

  3. Kalau nggak ada, kalian masih boleh naik kok, dengan catatan pilih tempat duduk yang paling aman di dalamnya. Jangan duduk di bagian paling pojok dalam, karena di sana kalian bisa terpojok seandainya sesuatu terjadi. Bagian paling aman adalah di belakang kursi supir, karena kalo ada apa-apa, kalian masih bisa nekat keluar dengan cara lompat lewat pintu angkot.

  4. Perhatikan keadaan angkotnya. Apakah plat nomornya jelas? Bagaimana dengan kaca filmnya? Jangan naik angkot dengan kaca film gelap, atau kalau tetap mau naik, pastikan duduk di tempat yang bisa terlihat sama orang di luar angkot. Berarti di belakang bangku supir.

  5. Kalo penumpangnya terdiri dari beberapa cowok yang ternyata akrab satu sama lain, lebih baik hindari, pilih angkot lain aja.

  6. Kalo tempat kerja kalian menuntut kalian memakai rok mini, atau pakaian ketat yang seksi, (jangan salah sangka, kan ada juga orang yang kerja di klab malam dan memang diatur untuk berpakaian mini, jangan ada diskriminasi) sebaiknya setiap pulang pakai jaket panjang yang bisa menutupi tubuh kalian.

  7. Bersikaplah sopan dan biasa aja di dalem angkot. Gak usah terlalu banyak pamer. Sebaiknya nggak mainin gadget di dalem angkot. Kerugiannya ada dua, kalian dicap tukang pamer, kalian juga jadi nggak perhatian sama keadaan sekitar yang mungkin aja membahayakan kalian.

  8. Udah jamannya jadi cewek yang kuat, nggak cuma ngandelin cowok buat ngelindungin mereka. Di saat sendirian siapa juga mau jagain? Makanya, coba deh latih fisiknya dengan kegiatan bela diri apapun itu, seenggaknya bisa meningkatkan awareness kalian and bisa ngelawan kalo ada yang mau berbuat jahat sama kalian.

  9. Jangan menatap muka cowok-cowok di dalem angkot! Kalo sampe ditatap balik, terus kamu senyum ke mereka, bisa jadi bahaya.

  10. Usahakan untuk tidak sendirian dalam naik angkot. Ini usaha terakhir, coba deh cari temen kalian yang searah jalannya, minta barengan biar aman. Tapi kalo pun gak ada, kalian masih bisa cobain tips pertama sampe ke sembilan.

Guys and gals, kalo yang namanya kecemburuan sosial, kita gak bisa sembarangan nuduh siapa yang salah loh. Karena yang bisa mencegah masalah ini adalah semua pihak. Harus ada pihak yang menjaga diri, dan ada pihak yang mengontrol diri, saling pengertian satu sama lain. Untuk cewek, kalian harus lebih meningkatkan lagi penjagaan dirinya. Untuk cowok, ya coba dikontrol pikirannya, jangan bertindak bodoh mengikuti nafsu duniawi saja. Tapi kasus seperti pembunuhan misalnya, kita bisa aja menghukum pelaku pembunuhan, tapi nggak berarti selanjutnya pelaku pembunuhan bener-bener hilang. Pasti selalu ada orang jahat di antara orang-orang baik di luar sana. Makanya, gak usah capek-capek demo minta hak perlindungan atau apa pun itu, itu cuma buang-buang waktu karena memberantas pelaku kejahatan sampai ke akarnya itu sulit. Pasti bakal beregenerasi lagi dan lagi. Nggak ada habisnya.

So, sekarang jelas dong kalo yang namanya pencegahan lebih utama daripada mengejar pelakunya. Butuh keamanan? Coba lihat diri sendiri, sudahkah betul-betul menjaga keamanan dirinya sendiri? Seorang pekerja bangunan selalu memakai safety helmet sekalipun nggak ada kejadian yang membahayakan dirinya di tempat kerja. Memang sih kalo ada kecelakaan nggak menjamin si pekerja bangunan ini 100% selamat, tapi seenggaknya masyarakat tau kalo si korban udah berusaha mengamankan dirinya dengan mamakai safety helmet dan itu bagus. Oh ayolah, siapa juga yang mau merasa simpati sama cewek korban perkosaan yang ternyata naik angkot dengan sombongnya dan pakai baju serba pamer aurat? Nggak ada.

Guys and gals, orang cerdas nggak bakalan sibuk menyalahkan orang lain. Tapi sibuk berintrospeksi, menyadari kekurangan dirinya, dan berusaha membentengi dirinya lebih baik lagi. Yah, sama-sama aja deh kita bangun rasa aman. Cegah dan kontrol. So, dalam kasus ini gue nggak bakal nyalahin siapa-siapa. Semuanya punya kekurangan masing-masing, baik si pelaku maupun si korban.

Lewat postingan ini gue teriakin STOP PELECEHAN SEKSUAL DI DALAM ANGKUTAN UMUM. Angkutan umum itu vital, berguna bagi semua orang. Kalo pengen negara (terutama di ibukota) ini jadi lebih baik, jangan biarkan hal seperti ini terjadi lagi. Hargailah wanita, bukan menyakiti mereka, tapi lindungi mereka. Bertindaklah menggunakan akal, bukan menggunakan nafsu. Wanita juga jangan sering-sering ngecap pria yang salah terus menerus. Gue tau kok mau pake baju minim itu urusan kalian masing-masing, tapi sekali lagi gue tekanin, setiap tindakan pasti ada akibatnya, dan untuk itu kalian harus bersedia ambil resikonya dan coba bertanggung jawab atas apa yang kalian lakuin sendiri.

Sampe di sini dulu postingan sederhana gue kali ini. Moga bisa bermanfaat dan nggak nimbulin berbagai macam spekulasi. Ada quote yang gue denger di TV, katanya "orang yang cerdas tersenyum ketika ditegur, beda sama orang bodoh yang selalu marah ketika ditegur atau mencari-cari kesalahan si penegur." Semacem backfire yang ujungnya mengarah pada perdebatan nggak jelas, karena masing-masing saling berpikir egois dan merasa mau benar sendiri. Nah, makanya kalau ada kata-kata gue yang salah mohon dikoreksi dan ditanggapi dengan bijak secara objektif, tentu aja dengan bahasa yang sopan dan nggak memancing perpecahan. Sampe ketemu lagi di postingan gue yang lain yah.

11th Bloggers' Campaign Project. Bloggers' Shout Out!

58 comments:

  1. Replies
    1. Wah Deanova, gue turut prihatin and moga kejadian yg sama gak bakal kamu alamin lagi yah. Lebih hati-hati waktu di jalan. :)

      Delete
  2. Saya dukung Campaign ini...
    setuju dengan tulisan Glen diatas uraiannya berimbang dan cerdas, hampir sama spt penulis saya membagi type pria beberapa jenis.

    1. memang sudah ada niatan berlaku jahat
    2. ada niat saat ada kesempatan
    3. tidak ada niat walau ada kesempatan

    Wanita juga ada beberapa jenis
    1. Sengaja dipandang kelihatan seksi
    2. Karena mengikuti mode hingga tdk sadar jadi perhatian
    3. Merasa malu dan berusaha tampil sopan dgn menutup aurat

    nah jenis mana yg anda suka..?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini simple tapi kalau direnungkan bisa jadi solusi.. =D

      Delete
    2. Makasih mas Insan buat dukungan and komen positifnya... hehehe... :D Saya pribadi pastinya lebih seneng liat tipe wanita nomor tiga dong mas... :D

      Delete
  3. Angkot masih menjadi primadona ya soal kasus ini.

    Iya benar pada dasarnya kejahatan semodel atau lebih buruk dari ini akan tetap ada mau demo gimana pun, tapi jangan berkecil hati ada yang lebih baik meskipun kadarnya mungkin sedikit sekali membantu. Tetap percaya kalau kebaikan akan selalu menang, tetap percaya kalau dengan intropeksi diri terus memperbaiki diri itu satu andil untuk perubahan yang besar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. oh iya ketinggalan, makasih Glen gara-gara tulisan kau ini gue jadi bisa punya ide nulis project kali ini meski lewat dari jam 9 pagi *kemudianditakol :D

      Delete
    2. Jiaaah, masih belom nulis toh... =__=
      Yup bener banget brow... gak usah sibuk urusin yg luar2.. urus dulu diri sendiri udah siap hadepin dunia luar apa belum... hahaha... :3

      Delete
    3. haha udah kok sekarang mah, rebes...

      semalam ada insiden jadi pulang malem yang seharusnya dibuat nulis..

      Delete
    4. Sama sih bro, gue juga nulis ini tadi abis subuh...LOL... gegara pulang malem, niat mau nulis jadi ketiduran... :D

      Delete
  4. di akhirin dengan qoute keren, makin ciamik deh postingannya.

    Iya bang, aksi pelecehan seksual ini sangat berbahaya dan sangat merugikan terutama buat cewek !

    apalagi mereka yang melakukannya itu kayak org gak ada kerjaan aja, misal disaat situasi kepepet, ya katakanlah naik bus way, itu kan notabenenya kalo ramo, bakalan sempit2an, cewek cowok bakalan nyatuh, dan akhirnya terjadila tindakan yang kurang senonoh itu... aaah... gitu deh pokoknya :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yah begitulah brow kalo orang ga bisa nahan nafsunya, selalu cari2 kesempatan di dalam kesempitan. Dan kayak aparat keamanan kan mana bisa nolongin korban di saat seperti itu. Jadi, harusnya sih korban sebelum kejadian juga harus belajar cara membela dirinya sendiri.

      Delete
  5. Semuanya sama-sama tanggung jawab.. \(ˆ⌣ˆ)/

    Perempuan pelihara aurat..
    Laki-laki kendalikan nafsu..
    Pemerintah menggunakan kekuasaannya & bikin preventifnya..
    Supir, toke, penumpang, dll juga ikutan mikirin cemana cemana cemana caranya biar pelecehan seksual ini ga kejadian lagi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup betul... jadi stop saling menyalahkan dan memperkosa gender... jangan salahkan semua pria, soalnya ga semua pria seperti yang dituduhkan. Kadang mereka jadi bersikap stereotype dan bikin gue gak respect sama kegiatan demo mereka.

      Delete
  6. keren glen !!! wajib dibaca sama perempuan neh, khususnya yg pny kebiasaan pulang malam...

    Angkot oh Angkot selalu punya cerita, Tapi dimana n' kapanpun "WASPADALAH"... ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha... makasih teh Bonitz. Yup gak cuma cewek aja t'bonitz.. cowok juga wajib baca.. :D

      Delete
  7. motif pelecehan seksual memang banyak ya bro. Semoga saya dijauhkan dari pemikiran-pemikiran jelek itu, amin :)

    ReplyDelete
  8. tipstips nya membantu banget kak buat para perempuan se-indonesia :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih Yohanna, kasih tau temen2nya yaa, biar lebih waspada... :)

      Delete
  9. STOP PELECEHAN SEXUAL!!

    Ayok sama-sama kita sadar diri aja.
    Buat cowo jaga mata, jaga nafsu, inget dosa
    Buat cewe jaga penampilan, jaga sikap
    Buat supir jaga image angkot masing-masing
    Buat pemerintah dan instansi lain, jaga kepercayaan masyarakat, jaga kinerja

    Btw, isi postinganya mirip nih bang Glen *tos*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yep! singkat padat and ngena~ mantep Pandu...
      *toast*

      Delete
  10. selain angkot, KRL jg bisa dibilang lumayan sering adanya pelecehan. walaupun emang ga sesering di angkot. biasanya terjadi kalau keadaan KRL dalam keadaan penuh sesak sampai mesti 'dempet-dempetan' bgt.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Fitri, di mana2 ada aja sih sebenernya kasus begini. Tapi klo KRL gue sih udah lumayan seneng sama solusinya dengan diadakannya gerbong khusus wanita and bahkan KRL khusus wanita... :)

      Delete
  11. bener bgt glen,
    tp emank yah wanita itu udah diperingatin (dalam Al-Quran) untuk jaga aurat tp msh aja ada yg ngumbar aurat dgn berbagai alasan.
    smg aja keadaan ini semakin membaik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuuup bener banget brow. Makanya gue rada gak setuju sih sama cewek yang demo minta haknya untuk memakai rok mini diperjuangkan... kesannya kayak gak tau ajaran agamanya aja gitu... :))

      Delete
  12. Yo ayoo jaga diri masing2 :D sangat bermanfaat nih :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yo, yang cowok jaga nafsunya masing2... jangan disebar-sebar... XD

      Delete
  13. Saya saranin para perempuan tuk latihan bela diri dech, jadi kalau ngadapin yang suka melecehkan di tendang aja tuh "anu" nya... :D :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener banget Kang Harjo, udah bukan jamannya cewek lemah sekarang mah... harus bisa jaga diri di dunia yang semakin kejam ini... :D

      Delete
  14. "ini... ini peringatan buat gue. sebagai penebar kejahatan, gue harus segera mencari celah yang lain." kata seorang penjahat.

    Itu tadi bukan gue. SUMPAH bang glen. Intinya sih, kita harus siaga sama celah, yang mungkin suatu saat kita lengah.

    tips-nya bermanfaat, bang! :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh iya brow, kalo orang udah punya niat jahat sih mau dikasih pencegahan kayak apa pasti bakal berusaha cari celah. Tapi tenang aja, makanya gue saranin juga cewek2 belajar bela diri, ya buat antisipasi kalo-kalo ada orang yang berusaha nyari celah... :D

      Delete
  15. wah, saya banyak merenung di postingan ini. terutama di bagian yang tingkatan perbedaan ekonomi itu. sesek jua ya kalau dipikir, kasian yang memiliki ekonomi rendah karena kurang ilmu juga untuk melawan rasa kecemburuan sosial itu :o

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yap, itu bagian yang kebanyakan orang mampu sering lupa. Dengan santainya mainan gadget di dalem angkot, tanpa sadar itu praktik pamer. Walau niat kita gak gitu, belum tentu orang lain melihatnya gak gitu juga kan? Iri, dengki, emosi, ditambah ilmu agama yg masih cetek, jadi ga bisa kendaliin diri dan apa aja dilakuin deh...

      Delete
  16. Kejahatan terjadi bukan hanya karena niat pelakunya, tapi juga karena adanya kesempatan, jadi waspadalah waspadalah kata bang napi bilang :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya bang napi.. masih ada gak sih doi di tipi? XD

      Delete
  17. Paling amannya ya memang kalau kebetulan pulang aman dan berada di kawasan asing jangan sendirian, minimal ada teman seperjalanan gitu. Tips nomor 9 setuju banget tuh... kalau ketemu cowok dijudesin aja mending gak usah acara senyum2an :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha... yup bener. Kalo memang lagi jomblo, and niat cari cowok ya ga mesti di dalem angkot juga dijabanin... cari tempat yg lebih eksklusif dong, masa di angkot... XD

      Pasang tampang biasa aja, ga usah jutek, ga usah senyum. Cuek bebek aja... :3

      Delete
  18. mantab postingan sama komen-komennya. moga banyak yang baca dan banyak yang kemudian sadar...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih bang Ridwan... :D Aamiin moga aja sih gitu bisa bantu penyadaran orang2... :D

      Delete
  19. *nunjuk diri sendiri sebagai salah satu korban*
    kadang kalo udah bener bener niat banget, kayak gitu tuh bener bener ga mandang orang yang pake pakaian sexy atau tertutup.. pikiran pelakunya udah full sama pornografi tuh kayaknya -__-

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah wah... moga selalu dilindungi yah and gak kejadian lagi. Betul, pelakunya bisa jadi juga terdorong karena rasa penasaran keseringan nonton film porno... =__=

      Delete
  20. Wuih panjang bener glen, mantep. . saya belum bisa nulis konten berbobot kek gini, ,,
    stop pelecehan seksual !!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ah ibnu bisa ajah... :D Konten biasa aja kok ini... >.<
      Yow yow, stop pelecehan seksual!

      Delete
  21. Makanya dukung gua jadi Presiden. Ntar kalo ada pelaku pemerkosaan, "barang" yg digunakan untuk melakukan kejahatannya akan disita oleh negara...biar kapok...hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Muahahaha... Disita sebagai barang bukti kepemilikan "senjata" yg digunakan secara ilegal. XD
      Kalo gitu gue dukung brow... :D

      Delete
  22. iya saya juga kayak gitu kok (poin ke-3). kalau naik angkot malem-malem duduk di samping pintu angkot atau di belakang bangku supir. terutama pas ada berita pelecehan di angkot itu saya jadi lebih hati-hati. terlebih di Serang juga ada kejadian serupa, korbannya anak SMP pula. tapi itu udah lama banget sih, saya pernah di ceritain temen. saat itu sih saya gak ngerti arti kata pelecehan, tapi pas udah denger berita-berita di tv saya jadi inget cerita temen SD saya itu. loh kok jadi curhat?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tetep hati-hati yaa pas naik angkutan umum... Jangan sampe jadi korban... :D

      Delete
  23. Nah! Sebenernya sey udah cape banget ya bang glen sama kata2-nya "Siapa yang salah". Begitu tuh yang sering diucapin di dunia politik, hukum, sosial, ekonomi, dan dunia lain2.

    Seharusnya yang patut dipertanyakan adalah "Bagaimana solusi agar pelecehan bisa dikurangi yaah minimal dihindari.", asik. Bahasa gue kagak nahan ya :3

    Intinya gue setuju tuh bang sama tips2 bang Glen *kemudian goyang harlem shake*, --"

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahaha... thanks yaaa... :D
      *rekam Harlem Shake-nya*
      *post ke Yutup*

      Delete
  24. serem banget ya kayaknya dunia sekarang *inilebay *tapibener* thank God saya ga pernah jadi korban. btw makasih ya tipsnya ka :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya begitulah... semakin ke sini makin kacau... makin dekat sama kiamat soalnya... hahaha... Sip, sama2... tetep waspada di manapun berada ya... :)

      Delete
  25. "Nggak ada korban cowok, atau mungkin ada beberapa, tapi nggak dibahas sama media karena ngga menarik."

    Ahahag! Gue gak bisa bayangin kalo seandainya aja ada berita kek gini di koran: "Seorang Cowok Telah Dianiaya Secara Halus oleh Beberapa Nenek di Dalam Metro Mini"

    ihihi +D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wakakakaka... berdoalah semoga kamu bukan korbannya kelak... XD

      Delete
  26. gue mendukung banget nih, kalau perlu setiap angkot ada satpam nya gan hahahaha xD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wahahahaha... boleh juga tuh, sekalian ngebuka lapangan kerja lagi buat banyak orang... XD *ada-ada saja*

      Delete
  27. kejahatan emng bkn cm karena ada niat pelakunya, tapi juga emng ada kesempatan. kadang korban gak sadar klo penampilan mereka mengundang perhatian dari pelaku. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itu dia. Mulai dari sendiri juga, kesadarannya ditingkatin lagi. Kesadaran berpenampilan akan muncul kalo dari segi iman dan taqwanya terhadap agamanya kuat. :D

      Delete

Thanks ya, udah berkunjung ke Creative Talks Blog ini. Silakan meninggalkan komentar dengan tidak mencantumkan hal-hal yang berkaitan dengan SARA, flamming dan juga memojokkan pihak tertentu. Diharapkan juga untuk tidak meninggalkan link aktif pada badan komentar atau komentar tersebut akan langsung dihapus oleh admin.

Happy blogwalking and have a nice day!
Creative Talks Blog Creator - Glen Tripollo